DiponCyber, Ende – Ditengah kehidupan masyarakat yang serba majemuk dan sangat pluralis. Tak bisa dibantah bahwa, Kota Ende terbukti telah menyimpan sejarah panjang perjalanan Bung Karno selama empat (4) tahun diasingkan di Kota Ende.

Salah satu yang masih subur terngiang dalam memori ingatan kepala ata ende. Yakni, dibawah pohon sukun jalan soekarno itulah, Bung Karno mendapatkan ilham tentang Dasar Negara Republik Indonesia. yang hingga detik ini, kita kenal? yaitu Pancasila.

Selama masa pengasingan di Kota Ende oleh Pemerintah Hindia Belanda. Bung Karno tak pernah sekalipun “gagap dan takut” menghadapi ancaman penjajah belanda. Justru, sejak empat (4) tahun dikurung di ende. Ia buktikan keberanian, dengan menelurkan lima butir Pancasila di bawah pohon sukun.

Terhitung sejak awal Bung Karno dibuang ke kota Ende. Tepatnya pada 14 Januari 1934 hingga 18 Oktober 1938. Semasa itu, kendati diterpa ancaman dan tekanan yang maha dahsyat oleh penjajah Belanda. Namun tak secuilpun nyali Bung Karno, itu ciut.

Fakta itu, termuat rapi dalam catatan riwayat nafas perjuangan panjang Bung Karno selama dikucilkan penjajah Belanda di Kota Ende. Kendati hanya dibekali dengan keberanian dan kecerdasan yang terbilang sangat mumpuni ketika itu. Bung Karno berhasil mengusir penjajah dari Tanah NKRI.

Patut kita berbangga bahwa, keyakinan atas semangat bela rasa yang super kuat yang dimiliki oleh Bung Karno di masa itu. Berbagai intimidasi dan ancaman oleh para penjajah, Bung Karno berhasil taklukkan.

“Luar biasanya lagi, ditengah pengawalan super ketat oleh penjajah Belanda. Bung Karno berhasil menemukan Dasar Negara Pancasila di tanah Ende, Flores, NTT”.

Selama Bung Karno bernaung di tanah Ende Pulau Flores. Beliau tidak hanya dikenal sebagai tokoh cendekiawan muda berjiwa rvolusioner. Tepapi Ia pun juga dikenal sebagai sosok budayawan, religius dan sejarawan oleh ata ende.

Semasa itu, dari hasil renungan Bung Karno dibawah pohon sukun. Ia berhasil menuangkan lima butir Pancasila dalam narasi Ideologi yang sejak itu hingga sekarang Pancasila menjadi spirit pemersatu Bangsa Indonesia. Sehingga seluruh rakyat Indonesia bebas menghirup udara kemerdekaan.

(Jaguar-Bersambung)

Tinggalkan Balasan