DiponCyber, Ende – Dulu, saya tidak pernah membayangkan suatu saat akan mampir di Bumi Ndondo, atau taman Firdaus kecil. Sejak tahun 2005 saya sering melintasi wilayah Ndondo baik hendak menuju maumere, di Kabupaten Sikka maupun sebaliknya. Kini setelah saya menetap di kabupaten Ende dan menjadi warga Kabupaten Ende, saya berkesempatan menjelajahi wilayah Utara Kabupaten Ende dan sampai ke Pantai Moroboy.

Ketika diajak sahabat untuk melihat keindahan pantai Moroboy yang beralamat di kawasan pantai Ndondo berada di wilayah administrasi desa Ne’otonda Kecamatan Kotabaru. Pantai yang indah, membentang luas dan menyatu dengan dari pesisir desa Nuabaga, desa Ne’otonda, Desa Kotabaru hingga Desa Tou Timur.

foto pantai moroboi,Ndondo

Keindaan Pantai Moroboy adalah berada di teluk yang dikelilingi bukit nan elok, dihiasi tumbuhan ilalang memenuhi bukit, sisi Timur pantaiya terdapat tanjung Sada Watumanu, dan sekitar dataran di kawasan Moroboy sendiri, ada pohon kelapa dan mete yang melengkapi hijau dan kesejukan mata memandangnya.

Menuju pantai Moroboy, kami menggunakan 2 unit perahu Motor milik nelayan desa Ne’otonda, kami ditemani kurang lebih 30 orang pemuda lokal yang menggemari traveling. Kami dibagi dalam 2 kelompok, sementara diperahu yang saya tumpangi, ada sekitar 10 penumpang. Selama dalam perjalanan,dua motor laut yang mengantarkan kami, lari berdampingan, membuat kami yang numpang berbeda motor laut pun masih dapat bersendagurau bersama, dan ketika 2 perahu motor melaju dengan kecepatan yang terukur, berjalan beriringan dan dikesempatan ini, kami menggunakan banyak waktu untuk mengambil gambar dan video.

Perjalanan menuju lokasi, kurang lebih membutuhkan waktu 25 menit, kami disuguhkan dengan alam yang indah, bukit dan gunung meliuk – lekuk elok nan asri, dihiasi ilalang yang mulai menguning mengkilau, disempurnahkan sinar mentari yang mulai menguning menyinari tumbuh-tumbuhan dan alam sekitar, disuguhkan ikan-ikan yang dengan riang gembira bermain di sekitar perairan yang kami lewati, menyentuh kalbu air laut yang jernih dengan mudah dan terang mata memandang menembus dasar laut yang dilewati, sungguh membuktikan kawasan laut Ndondo khususnya laut sekitar pantai Moroboy sangat layak menjadi lokasi bagi siapapun untuk melihat kesempurnaan alam yang masih natural dijaga dan dirawat masyarakat kita.

Tybertius Moke Embukele, salah satu yang ikut dalam rombongan tersebut, mendedangkan lagu – lagu daerah setempat, sayapun mendekatinya dan bertanya, “teman lagu apa yang teman nyanyikan?”, dengan semangat dan keteguhan hati sebagai penyanyi lokal dia menjelaskan kepada saya tentang lagu yang dia dendangkan. sambil mengerakan kedua tangannya teman asal boto kelahiran Nida tersebut menjelaskan syair – syair lagu ini menggambarkan rasa syukur kepada Tuhan Sang Pencipta yang telah menhadiahkan kita dengan panorama alam yang indah. Saya pun tertegun dan dalam hati mengatakan memang orang seni, semua hal dinarasikan dalam lagu.

Melihat Indahnya panorama alam perbukitan yang berbatas langsung dengan pesisir pantai, hilang sudah kepenatan selama seminggu mengikuti seorang sahabat yang sedang melakukan tugas negara untuk menggali aspirasi warga yang tercecer lewat reses Anggota DPRD Kabupaten Ende, terbayar tuntas energi yang terkuras saat menapaki daerah – daerah terpencil, seperti di wilayah Detukou, dan Deturia, daerah yang sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat, daerah yang masih terisolir, pembangunan yang belum maksinal dirasakan warga sekitar.

Sekali lagi, kami langsung dihadapkan dengan hamparan pasir putih yang berbatas langsung dengan perbukitan hijau nan indah, sang juragan yang sungguh memahami akan hasrat kami untuk menikmati keindahan alam Moroboy, tiba-tiba kecepatan perahu motor dikurangi, dan kami diminta untuk menatap hamparan karang indah membentang luas di dasar laut, tidak membuang kesempatan saya mengabadikan video keindahan bawah laut pantai Moroboy Ndondo.

Saat mengambil Video dari atas perahu motor, saya dipandu oleh beberapa sahabat yang sudah sering ke tempat ini, mereka adalah Luis Poto, Stefanus Atu Mage, Yoseph Oskarius Kaki Raja, Bang Hami, Renol, Bojes dan beberpa sahabat lainnya.

Kami sempat bertemu dengan warga yang menetapi pantai Moroboy, keramh-tamaan warga disana juga saya jumpai, dari wajah sederhana terpancar kebahagian mereka mendapat kunjugan dari sesama saudaranya, sejenak berbincang dengan mereka dan kami disuguhkan kuliner lokal berupa, ubi – ubian dan ikan bakar, semuanya kelihatan menikmati nikmatnya kuliner lokal warag Pantai Moroboy,Ndondo.

Lebih dari itu, sepertinya kultur orang Ndondo yang welcome dan ramah membuat semua orang pasti nyaman. Tentu saja. Semua penduduk negeri ini, demikian ramahnya. Orang Ndondo, menunjukkan citranya sendiri. Tradisi menyapa sahabat yang menggugah lewat budaya kerjasamanya dan melayani dengan tulus, adalah hal luar biasa membuat para tamu betah dan ingin kembali ke Ndondo.

Tapi yang tak terbantahkan adalah keindahan panoramanya. Pantai, perbukitan dan pegunungan adalah ciri paling unik dan perpaduan yang menawan, lagi mengagumkan. Jika anda berkunjung ke negeri ini, anda akan disuguhkan keindahan dan Keagungan ciptaan Tuhan, yaitu alam yang demikian menakjubkan.

Udara yang sejuk, hamparan pasir putih dan tentu saja pantai dengan senjanya yang indah. Lengkaplah negeri ini, keindahan sempurna Mahakarya Sang Pencipta. Jika anda datang ke negeri ini, seketika anda akan merasa menjadi mahluk yang sangat kecil. Dan serta merta anda akan mengagungkan namaNya.

Semua daerah di bumi Indonesia ini semuanya indah. Tapi hati saya takjub berkali-kali ketika sampai di negeri ini. Pantai-pantai di Ndondo, perbukitan dan pegunungan di Ndondo hingga Kotabaru dan beberapa tempat lain, membuat kita seakan tak sudi berhenti mengayuh langkah untuk berkeliling. Diselimuti udara sejuk dan kadang udara segar pada pagi hari di wilayah perbukitan, laksana terbang diantara awan dan berenag di antara terumbu karang.

Bagi saya sebagai pengunjung, rasa-rasanya takkan betah berlama-lama tinggal di kota. Setiap saat pasti ingin berkeliling ke wilayah-wilayah perbukitan di bumi Kecamatan Kota Baru ini. Lengkap semua suguhan keindahan di bumi ini. Beberapa telaga atau danau, adalah keindahan tentang kejernihan sumber air abadi yang takkan pernah surut.

Telaga atau Danau Tiwusora di Kecamatan Kota Baru adalah satu diantara ikon keindahan alam. Lalu bukit Liaga, lengkap dengan panorama alam perbukitan hingga kawasan dan hamparan laut luas, belum lagi hutan mangrove Ndondo di Pena, layak untuk santai bersama keluarga.Dengan pelbagai panorama indah teriring ucapan terima kasih saya sampaikan kepada sahabatKu Vinsen Sangu dan timnya yang telah mengajak saya kesana.

Utara Ende, khususnya Pantai Ndondo di kecamatan Kotabaru, layak untuk disentuh pemerintah sebagai satu obyek wisata alam yang amat natural dan dipromosikan sebagai destinasi wisata baru Flores ke dunia. “Lengkapi ziarahmu dengan menikmati alam pantai Moroboy Ndondo, melihat dengan terang senja menjemput matahati di ufuk barat”.*(marcel)

Tinggalkan Balasan