DiponCyber, Ende,Ditengah terus mewabahnya virus Corona dan berbagai upaya penanggulangannya, yang mengharuskan masyrakat untuk Bekerja Dari Rumah atau WFH membuat petani kesulitan mendapatkan penghasilan. Kondisi ini disiasati seorang Petani asal Desa Manulondo, Kecamatan Ndona, Kab. Ende, Gaspar Wasi dengan berkebun horti untuk bertahan hidup.” Menjadi rutinitas hari hari saya dalam menekuni budidaya tanaman ini. jenis tanaman horti yang ditanam berbagai macam diantaranya tanaman sayur-sayuran, Kacang-kacangan, Pria, Tomat, dll , ungkap Gaspar.
beliau menghabiskan waktu dirumah, sepenuhnya untuk menekuni budidaya tanaman horti agar perhatiannya pada tanaman terjaga dengan baik, adapun beberapa cara yang disampaikan beliau dalam budidaya tanaman ini yakni, cara perawatan, penyiraman, sampai petik hasil.
Tidak heran, ini alasan mengapa dia memilih untuk berkebun horti? ,” Membudidayakan tanaman horti adalah pekerjaan santai, konsentrasi dan menikmati, walaupun tanaman yang ditanam jumlah banyak dan cukup mencurahkan tenaga, apabila dilihat dari pandangan mata ,” ngkapnya.
Dalam berkebun horti, seperti biasa lahannya harus diolah kemudian pembedengan selanjutnya persiapan media tanam, setelah itu baru tanam, proses ini sudah biasa dilakukan petani horti, yang akhir akhir ini mulai digemari warga. Pada musim pandemi Covid 19 ini berkebun tanaman horti dirasakan sangat membantu dirinya, ada penghasilan dari hasil menjual tanaman horti.

Pola Hidup New Normal
Dunia Du’a, Penyaki Mai Rupa Rupa
(Usia Bumi Sudah Tua, Pasti Berbagai Macam Penyakit Yang Datang) tuturan bahasa daerah.
kehidupan ditengah pandemi covid 19, menurut Gaspar, petani cuman beraktivitas dikebun setiap hari, tidak ada kesempatan yang bebas dikeramaian atau padat lalulintas. jadi merasa pola hidup sama seperti petani lainnya, berkebun seperti biasa.
“Kami berharap kepada pemerintah agar jangan sampai lengah dengan situasi ini, agar virus ini jangan sampai masuk ke kampung kampung, sehingga kehidupan kami dikampung tetap berjalan seperti biasanya,” tutur gaspar.

(AS)

Tinggalkan Balasan