DiponCyber-Ende. Kegiatan penguatan kapasitas manajemen puskemas Kabupaten Ende, merupakan salah satu bentuk pembenahan serius terhadap puskesmas oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Ende dalam memperbaiki sistem manajemen untuk mencapai sistem perencanaan, pelaksanaan dan, kontrol dengan baik. Andreas Kristofel Ketua Panitia kegiatan workshop dalam laporan panitia, puskesmas merupakan unit tekhnis yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan pembangunan kesehatan disatu atau sebagian wilayah kecamatan yang mempunyai fungsi sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat, pusat pemberdayaan masyarakat dan pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama dalam pencapaian keberhasilan fungsi sebagai ujung tombak bidang kesehatan.
permenkes No 75 tahun 2014 menyatakan bahwa puskesmas menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan tingkat pertama dalam menjalankan fungsinya akan mengacu pada kebijakan pembangunan kesehatan pemerintah daerah yang tercantum dalam rencana pembangunan jangka panjang, menengah daerah dan rencana pembangunan lima tahunan dinas kesehatan kabupaten ende. pada permenkes No 44 tahun 2016 tentang manajemen puskesmas dimana proses yang terdiri atas perencanaan, pengorganisasian pelaksanaan dan, kontrol untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. dalam rangka meningkatkan aksesibilitas pelayanan, puskesmas didukung oleh jaringan pelayanan kesehatan, maka pihak manajemen puskesmas melaksanakan kegiatan pelayanan puskesmas sesuai dengan standar.
Hubentus Robertus Mau mengatakan dalam kegitan workshop penguatan kapasitas manajemen, pihak puskemas yang dilibatkan selain kepala puskesmas adalah pokja admin yang bekerja bagian administrasi dan manajemen. ” kalau didalam akreditasi itu terdiri dari beberapa pokja; pokja admin, pokja UKP, pokja UKM dan, pokja Mutu. pada saat ini, diundang pokja admin berfungsi untuk melakukan administrasi dan manajemen di puskesmas “. Hubertus mengungkapkan terkait dengan manajemen puskesmas “puskesmas dapat menjalankan manajemen dengan baik dan benar dan juga puskemas dapat menyusun perencanaan sesuai dengan siklus manajemen puskesmas “. mekanisme perencanaan yang dilakukan oleh puskesmas dalam hal ini, kepala puskesmas diberikan penguatan kembali terkait dengan hal hal penting manajemen. ungkapnya.
terkait dengan harapan kedepan Hubentus juga mengatakan agar berkaitan dengan manajemen di puskesmas bisa menjadi satu pemahaman yang sama, sehingga mulai dari perencanaan, pengorganisasian dan, kontrol disetiap puskesmas bisa tercapai tujuannya secara efektif dan efisien. ” semua manajemen puskesmas menjadi satu pemahaman, kapan harus mulai melakukan perencanaan, kapan melakukan evaluasi, baik itu evaluasi diakhir atau dievaluasi bulanan melalui minilog kakarya bulanan atau, evaluasi tengah tahun maupun evaluasi akhir tahun “. selain itu dalam mempermudah komunikasi, dinas kesehatan membuka whatsapp group bagi manajemen puskesmas, sehingga ada hal hal yang perlu didiskusikan bisa melalui Whatsapp Group. peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 50 orang diantaranya, kepala puskesmas 25 orang, ketua admin 25 orang. kegiatan dilakukan selama 2 hari, sejak hari Rabu, 13-14 Oktober di Aula Wisma Emaus Jln. Ponegoro Ende. (AS)

Tinggalkan Balasan