DiponCyber-Ende. Para pengusaha mikro dan kecil akhirnya bernapas lega karena, pemerintah sudah menyalurkan bantuan usaha mikro produktif bagi usaha mikro atau disebut Bantuan Pemerintah untuk Usaha Mikro (BPUM). Nilainya sebesar Rp 2,4 juta untuk setiap penerima manfaat. Diharapkan dari bantuan sosial langsung ini kalangan UKM yang terdampak akibat pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19) mulai produktif dan menggulirkan lagi usaha mereka.

Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Ende, Efrem Diakon Aina, SE mangatakan untuk pengusul calon penerima bantuan di Kabupaten Ende, sudah di buka tahap ke II. tahap pertama yang sudah diteruskan ke kemetrian koperasi, proses penentuan layak dan tidak mendapatkan bantuan kembali ke pihak kementrian koperasi. ” jadi bukanya, sesuai surat bupati itu sampai dengan minggu ke III November. tahap I sudah selesai sampai dengan tanggal 4 september kemarin. selesai yang kita usul itu, sejumlah 11. 311 pelaku usaha. saat ini, sejumlah 11. 311 itu sudah di proses ke kementrian disana dilakukan pembersihan data dan validasi oleh kementrian soal yang kita usul itu, lolos atau tidak. itu kewenangan orang kementrian nanti, setelah kementrian melakukan pembersihan dan validasi maka yang lolos itu akan diserahkan ke bank pembayaran. Nanti dana ini, sejumlah 2. 400. 000,- itu, langsung dibayar kepada rekening masing masing melalui BRI “. Katanya.

Efrem menambahkan, sebagai dinas pelaksana teknis di tingkat Kabupaten menjalankan program melalui surat bupati yang merupakan program dari Kementrian Koperasi yang bekerja sama dengan Kementrian Keuangan. ” kami ini diminta, hanya untuk memfasilitasi dan mengusulkan bagi calon penerima BPUM untuk yang pelaku usaha mikro. makanya kita melakukan pengumuman melalui surat bupati yaitu, bagi yang berminat silahkan mendaftar dengan membawa syarat syarat KTP, lalu foto tempat usahanya, surat keterangan dari desa atau kelurahan lalu tambah dengan No Hp “. Tambahnya

Kepala Dinas Menjelaskan, terkait dengan bantuan BPUM ini, kami melihat bantuan ini sama seperti hujan dimusim kering, disaat semua pelaku usaha tidak berdaya. ” Jadi harapan saya dan pemerintah umumnya, bahwa semoga dengan Rp. 2. 400. 000,- itu, pelaku usaha untuk bisa menjadi modal usaha untuk bisa berkembang kembali. jadi, terlebih untuk kabupaten ende, saya lihat bahwa semoga dengan bantuan ini, bisa menggiat kembali perekonomian dikabupaten Ende, kesehatan ekonomi dan, protokol kesehatan tetap berjalan “. Tandasnya.

Rosvita Permirika Nggula, warga Rt 15, Rw 006, Dusun Wajo, Kelurahan Roworena, Kecamatan Ende Timur, Pengusaha Mikro Tenun Ikat mengatakan, sebelum menuju ke dinas Koperasi, semua persyaratan administrasi menjadi utama mengikuti pendafataran calon BPUM pada dinas tersebut. ” Harus isi formulir di kantor UMKM, terus melengkapi persyaratan lain seperti; foto copy Kartu Tanda Penduduk, foto copy Kartu Keluarga, surat keterangan usaha dari kelurahan dan, lampirkan juga dengan foto atau usaha kita yang sedang berjalan “. Katanya.

Rosvita menambahkan menjalani situasi seperti ini, mudah – mudahan pandemi cepat berlalu supaya usaha yang dijalankan bisa lancarakembali. ” so’alnya selama ini juga sepertinya tersendat dalam arti kalau kami jual di pasar banyak yang tidak laku juga, kalaupun laku harganya pasti murah “. Tuturnya. ( AS )

Tinggalkan Balasan