DiponCyber – Ende, Kegiatan perjudian di Kabupaten Ende kian marak, perjudian Bola Guling belakangan ini mulai aktivitasnya di tengah malam. Aneh memang, aktivitas judi dimulai di saat banyak orang tidur lelap. Dampak Judi, ada juga oknum – oknum judi dalam keluarganya sampai melakukan tindakan brutal hingga merenggut nyawa dan juga menimbulkan keributan dalam perjudian hingga mengganggu ketenangan dan menimbulkan keresahan warga disekitarnya.
Kasat Reskrim Polres Ende AKP Lorensius dalam press releasenya, mengungkap, ada sejumlah 303 kasus perjudian Bola Guling di Kabupaten Ende, di Aula Kasat Reskrim Polres Ende. Kejadian judi Bola Guling pada Jumat, 23/10/2020 – jam 23.00 Wita, di Jalan Flores – Desa Nanganesa, Kecamatan Ndona, Kab. Ende. “Mendapat informasi itu, Tim melakukan konsolidasi & undercover menelusuri lokasi (TKP) sesuai informasi dari informan. Sesampai di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Tim menemukan sekelompok kawanan orang yang sedang melakukan perjudian jenis Bola Guling. Tim melakukan penangkapan terhadap 4 (empat) orang kawanan pelaku perjudian yang di duga salah satu pelaku inisial (NAT) sebagai Bandar (BD) dan 3 (tiga) orang pelaku sebagai Konjak (pembantu bandar) serta mengamankan barang bukti “. Ungkapnya.
Akp Lorensius Menambahkan, beberapa Barang Bukti yang berhasil di bawa oleh Tim, Ke Polres Ende untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut, sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku antara lain.
” Barang Bukti, satu buah meja Bola Guling bertuliskan lambang dan warna, dua buah papan tripleks yang bertuliskan angka – angka yakni 1 s/d 12, satu buah bola karet berwarna orange putih, uang tunai sebanyak Rp. 575. 000,- dengan pecahan, Rp. 20.000,- sebanyak sembilan lembar – Rp. 10. 000,- sebanyak dua puluh satu lembar – Rp. 5.000,- sebanyak tiga puluh tujuh lembar “. Tambahnya.
Tamabah AKP Lorensius, selain barang bukti yang berhasil di gasak oleh Tim Polres Ende, adapun Nama – Nama Tersangka yang berhasil diamankan yakni.
” Inisial ” Nat ” berperan selaku banadar (BD) warga Kab. Manggarai), Inisial “AFA” (Pembantu Bandar) Warga Kec. Reo-Kab. Manggarai, Inisial “ESJP” berperan selaku Konjak (Pembantu Bandar) Warga. Kec. Reo-Kab. Manggarai, Inisial “TP” berperan selaku Konjak (Pembantu Bandar) Warga Kab. Lembata “. Ungkapnya.
Terkait dengan kasus perjudian jenis Bola Guling ini, pelaku di tuntut dengan Pasal 303 ayat (1) ke 2 dan ayat (3) KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (AS).

Tinggalkan Balasan