DiponCyber Ende, Hilangnya uang di kotak amal masjid Daarul Taqwa-simpang lima ENDE, sungguh kejadiannya menggemparkan masyarakat Kabupaten Ende. Masjid yang terletak di pusat Kota, tepat persimpangan lima di hebohkan dengan uang dikotak amal hilang. Cek demi cek, aksi pelaku ternyata terekam dalam kamera cctv, yang sempat heboh di media sosial. Sungguh berani nyali pelaku, uang kotak amal di masjid yang berada tengah kota bisa menjadi target operasi meraup uang dalam kotak amal.
Kasat Rekrim Polres Ende, AKP Laurensius dalam press release kronologi pelaku pencurian uang kotak amal Masjid Daarul Taqwa, Sabtu 14/11/2020 pukul 02.15 wita (waktu subuh), bahwa pelaku masuk halaman masjid melalui panjat tembok yang bersebelahan dengan Toko Penjualan Helm dan Acesoris. Masuk ke dalam Masjid, pelaku ikut pintu samping sebab pintu depan dalam keadaan terkunci. kemudian Tersangka menuju kotak amal dan berusaha membuka kotak amal, karena sulit membukanya Tersangka mendorong kotak amal ke belakang masjid, lalu Tersangka mengambil sebuah potongan besi disekitar masjid untuk membuka kotak amal. Tersangka mencongkel kotak amal Tersebut dan mengambil uang kotak amal secara keseluruhan sejumlah Rp. 7.893.000 (tujuh juta delapan ratus sembilan puluh tiga ribu rupiah).
Dalam press release Kasat Reskrim Polres Ende dijelaskan setelah menerima laporan, Kapolres Ende perintahkan Kasat Reskrim untuk memerintahkan seluruh anggota reskrim mencari info sebanyak2nya terkait kejadian Tersebut. mengetahui ciri2 pasti pelaku, Kasat Reskrim perintahkan Tim Buser untuk melakukan pengejaran terhadap Tersangka – kurang dari 1×24 Jam. kerjasama koordinasi baik antara Tim buser dengan rekan rekan Bhabinkamtibmas yang berada di wilayah dugaan keberadaan Tersangka melarikan diri, bhabinkamtibmas berhasil meringkus/menangkap pelaku di kelurahan Magepanda-Kab. Sikka, Bhabinkamtibmas Polsek Maurole
Kemudian rekan2 Tim buser menjemput Tersangka dan membawa ke Polres Ende untuk proses hukum lebih lanjut. hasil pemeriksaan Tersangka baru pertama kali mencuri kotak amal di Masjid.
Barang bukti, yang berhasil diamankan; 1 (satu) buah kotak amal masjid yang terbuat dari besi las, 1 (satu) buah besi warna kuning dengan panjang +-10cm yang digunakan untuk mencongkel kotak amal, 1 (satu) buah tas pinggang berbahan kain kombinasi warna biru, cream dan hijau lumut dgan merk Godhand, 1 (satu) buah Handphone VIVO F3 Y12 warna biru metalik beserta silicon warna putih, 1 (satu) buah baju kaos warna putih, Uang Tunai Rp. 5.194.000., (lima juta seratus sembilan puluh empat ribu rupiah). terkait dengan perbuatan pelaku maka, pasal yang disangkakan pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP sub pasal 362 KUHP ancaman pidan tujuh (7) tahun. Pelaku memberanikan aksi pencuriannya, dilatarbelakangi oleh Faktor Ekonomi, dan berkeinginan untuk berfoya-foya. (AS)

Tinggalkan Balasan