DiponCyberEnde, Dalam rangka pengembangan obyek wisata baru di Kabupaten Ende, penggiat atraksi paralayang melakukan pelatihan terhadap paserta pemandu paralayang dengan titik star di puncak bukit Kezimara kemudian mendarat di pesisir pantai Ria Ende. Sabtu, 21/11/2020. Kegiatan tersebut di ikuti oleh 30 peserta pelatihan paralayang yang terdiri dari 13 wanita dan 17 pria yang berlokasi di pantai Ria Kota Ende. Pada penutupan acara disematkan wing terbang kepada peserta pemandu wisata paralayang oleh Komandan Lanud Eltari Kupang. Hadir pada kesempatan itu, Bupati Ende, Forkopimda, Mosalaki tanah ulayat Kezimara, Dandim Ende, Kapolres Ende, Danki Brimob Ende dan Komandan Lanud Eltari Kupang. Selasa, 15/12/2020.

Joni Bunyu penggiat Olahraga Dirgantara di Kabupaten Ende dan Provinsi NTT mengatakan, pada acara penutupan pelatihan pemandu wisata paralayang merupakan program kementrian pariwisata. Sehingga pihaknya diminta untuk melaksanakan pelatihan pemandu paralayang. ” Dinas Pariwisata Kabupaten Ende meminta saya untuk melaksanakan pelatihan pemandu wisata paralayang “, ungkap Joni Bunyu. Tambahnya, Olahraga penerbang paralayang merupakan olahraga yang sering di lombakan di tingkat pekan olahraga nasional (PON) sehinggga melalui dinas terkait seperti Dinas Pemuda dan Olahraga bisa melakukan pembinaan secara kontinyu. ” Tidak menutup kemungkinan melalui dinas terkait seperti pemuda olahraga itu, anak anak ini bisa dilakukan pembinaan secara kontinyu, untuk diarahkan sebagai atlet paralayang dari kabupaten Ende dan NTT “, tutur pelatih olaharaga paralayang Joni Bunyu.

Semetara itu, Ketua Harian FASI (Federasi Aerosport Ende), dan juga anggota DPRD kabupaten Ende Megy Sigasare melalui pesan whatsAppnya, dengan adanya 30 peserta putra putri pemadu paralayang, Ende menargetkan juara di event event yang diselengarakan propinsi maupun pekan olahraga nasional (PON). ” Terciptanya 30 putra putri Ende, para pemandu paralayang ini, maka akan terwujud target Ende juara dalam ajang kompetisi olahraga Dirgantara paralayang. Dalam event yang akan diselenggarakan, Maupun target mengikuti PON yang akan datang dimana atlet paralayang berasal dari Ende mewakili NTT “, katanya. Dirinya menambahkan, 30 peserta pemandu paralayang ini telah menjadi aset kabupaten Ende, sehingga festival paralayang Soekarno di bukit Kezimara sebagai salah satu ikon wisata aerosport unggulan Kabupaten Ende dan satu satunya yang pertama di NTT. ” Ke depan bagaimana pemerintah dapat menjadikan even Festival Paralayang Soekarno di Bukit Kezimara tahuh 2021, sebagai salah satu ikon wisata aerosport unggulan Kabupaten Ende dan satu satunya yang pertama di NTT, serta disinyalir even berkelas nasional, bahkan internasional “, tutur Megy Sigasare. (AS)

Tinggalkan Balasan