DiponCyberEnde, Musyawarah Daerah Dekopimda Kabupaten Ende, pergantian pengurus Dekopimda periode 2021 – 2025 di lanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara Dekopimda dan Akademisi Universitas Flores. Kegiatan tersebut berlangsung di Wisma Emaus Ende, 14/01/2021.

Ketua Panitia Musda Dekopimda mengatakan, Dekopimda sebagai wadah tunggal gerakan koperasi mempunyai peranan yang strategi, memperjuangkan cita cita, nilai nilai dan prinsip prinsip koperasi yang sebagai mitra pemerintah dalam bidang pembangunan perkoperasian. Dirinya menambahkan, Peran dan tujuan dekopimda dapat terwujud apabila gerekan koperasi tetap bersatu dan buat dirinya menjadi kuat, efisien, produktif dan mengakar dalam masyarakat. ” Koperasi sebagai badan usaha maupun gerakan ekonomi rakyat, menjawab berbagai tuntutan dan mampu menghadapi tantangan “, tandas Yohanes Hebi. Tambahnya, menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Dekopimda, menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi dan menentukan eksistensi dan kesinambungan peran Dekopimda pasa masa bakti 2021 – 2025. ” Kesamaan persepsi, komiten dan penyatu kekuatan untuk mengakomodasi berbagai kepentingan dan kebutuhan gerakan koperasi “, ungkap Yohanes.

Yakobus Dua Ketua Dekopimda Ende mengatakan, Setiap lima tahun Dekopimda Ende melakukan musyawarah daerah dan pemilihan pergantian pengurus. Dikatakannya, Selama memimpin, banyak kekurangan yang musti di perbuat untuk kepentingan koperasi. Dirinya mencontohkan anggur merah yang belum melibatkan Dekopimda sehingga melalui gerakan bersama kita bisa saling dorong, saling membangkitkan, memberikan motivasi kepada koperasi. ” Kami hanya bersentuhan dengan pendidikan dan pelatihan supaya koperasi itu bisa berkembang maju dengan baik “, terangnya. Untuk memajukan koperasi dirinya berharap, gerakan koperasi lebih pro aktif, saling komunikasi, sehingga dekopimda bisa mengunjungi koperasi koperasi dari kegiatan yang di lihat. Terkait dengan pengawas, akan dilakukan kegiatan bagi pengawas, kerena setiap tahun ada beberapa pergantian maka kami melihat itu sebuah kesulitan sehingga kami dekopimda melihatnya sebagai kelemahan. ” Melatih bagaimana manajernya, mengelolahnya dan juga segi kelompok “, terang Yakobus.

Wakil Rektor Universitas Flores Ernesta Leha mengatakan, menghadapai perkembangan jaman, koperasi di ende jangan sampai tertinggal dari kemajuan jaman yang sudah mulai dengan sistem digital. maka kita perlu bergerak cepat untuk mempelajari dan menguasai sehingga koperasi kita tidak tertinggal dari sistem digital. ” digitalisasi “, terangnya. Ditambahkannya, dalam kerja sama ini, kita semua punya kontribusi dan semangat yang sama untuk pengembangan koperasi di kabupaten Ende, sehingga pengembangan dalam hal apapun, baik di mulai dari persoalan sarana, teknologi, manajemen, keuangan termasuk kesadaran intinya pada sumber dayanya. Terkait dengan kehadiran Wakil Rektor tersebut juga bersedia bekerja sama dengan dekopimda dan juga pemda kabupaten ende. ” Pengembangan dalam hal apapun, kuncinya adalah sumber daya manusia “, tandas Ernesta.

Mewakili Bupati Ende Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Ende mengatakan, membangun sektor koperasi usaha mikro kecil dan menengah merupakan bagian pembangunan ekonomi daerah karena berkaitan erat kebutuhan masyarakat. Dijelaskannya, koperasi mempunyai ruang gerak dan berkesempatan usaha yang luas menyangkut kehidupan ekonomi rakyat. Selaku organisasi gerakan, diharapkan dapat mendorong kelompok generasi muda, milenial untuk berkoperasi. ” Generasi yang full power yang kaya akan gagasan dan familiar dengan perkembangan jaman kekinian khususnya dalam hal teknologi, komunikasi dan ragam aplikasi “, ungkap Derson. Tambahnya, mencermati kondisi ekonomi masyarakat di tengah pandemi yang sedemikian rupa, di harapkan menjadi motivasi bagi semua penggiat koperasi ikut membangun kolaborasi kesepakatan komitmen dan dukungan bersama dalam pengembangan dan pemberdayaan koperasi dan UKM di Kabupaten Ende serta Meningkatkan koordinasi dan bertanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha serta masyarakat. ” Pengembangan dan pemberdayaan terhadap koperasi dan UKM “, tuturnya. (AS)

Tinggalkan Balasan