DiponCyberEnde, Longsoran material menutupi badan jalan yang terjadi di dua tempat yaitu, wilayah Desa Tani Woda dan Kali Lowoleke yang merupakan jalur penghubung Kecamatan Lepembusu Kelisoke dan Kecamatan Kotabaru hingga saat belum teratasi. Kamis, 21/01/2021. Akibat longsoran tersebut, lalulintas masyarakat baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat hingga saat ini masih macet, dikarenakan timbunan material longsor belum bisa di atasi.

Melihat Kodisi jalan yang memprihatinkan, warga akhirnya berinisiatif melakukan kerja gotong royong membersihkan material longsor dengan menggunakan peralatan seadanya agar lalulintas kendaraan roda dua bisa melewati jalur tersebut. Untuk kendaraan roda empat, dirinya mengatakan tidak bisa mengupayakan itu, karena yang dilakukan hanya menggunakan peralatan seadanya.

” Kami berinisiatif untuk membersihkan material longsor sehingga aktifitas masyarakat kami kembali normal “, ungkap Daniel Bhoka warga yang ikut dalam kerja gotong royong tersebut.

Hal yang sama, pihak pemerintah desa mengajak warganya untuk bergotong royong agar lalu lintas kendaraan roda dua dan roda empat bisa normal kembali, karena kondisi longsoran yang parah, pihaknya berusaha yang bisa dilakukan saja. Pihaknya juga berharap agar dinas PUPR bisa membantu menangani kemacetan lalulintas kendaraan yang di wilayah tersebut.

” Tentunya apabila hanya menggunakan tenaga manusia tidak mungkin dibersihkan, karena itu pada tempat ini, kita meminta dinas terkait agar bisa membantu membersihkan material yang menutup badan jalan di desa kami ” ungkap Marianus Sema Kepala Desa Detuara.

Kepala Desa Tani Woda Gregorius Nazi mengatakan, Warganya sudah dua kali melakukan pembersihan jalan, pekan lalu saat longsoran pertama kita membersihkan agar kendaraan roda dua bisa lewat, karena itensitas hujan yang tinggi akhirnya longsor kembali terjadi pukul 22.45 wita. Sehingga warganya kembali bergotong royong membersihkan jalan. Dirinya juga meminta pihak dinas terkait agar bisa turun ke lokasi, karena material longsoran yang tertimbun di badan jalan, tingginya melebihi tinggi lutut.

” Saya meminta agar dinas PUPR dan BPBD sekali lagi segera turun ke lokasi dengan alat berat guna membersihkan material longsor yang tinggi sedalam lutut “, tutur Goris Nazi. (AS)

Tinggalkan Balasan