DiponCyberEnde, Sayembara menulis gagasan konkrit pencegahan dan penanganan covid 19, di selenggarakan DPD partai golkar NTT yang mengusung 13 tema, guna menyerap pikiran, terobosan dan pengalaman yang berhasil, bisa di adopsi dan diterapkan diberbagai tempat, melibatkan partispasi aktif berbagai kalangan dalam mencegah dan menangani covid 19. Hasilnya dapat diteruskan kepada berbagai pihak terkait, untuk dibuat kebijakan secara konkrit dan bisa dikerjakan di lapangan sehingga memperkuat upaya pencegahan dan penanganan sekaligus membangun sinergi antar para pihak. Senin, 25/01/2021.

Yuliana Mosa Mahasiswa Universitas Flores peserta sayembara mengapresiasi dan memberi dukungannya kepada DPD partai golkar propinsi NTT yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat NTT berpartisipasi menyampaikan gagasan konkrit dalam penanganan dan pencegahan covid 19 yang hingga saat ini, meresahkan masyarakat NTT dan rakyat Indonesia umumnya.

” Saya sangat mengapresiasi dan memberikan dukungan sepenuhnya
karena dimana masyarakat dari semua kalangan bisa menyampaikan gagasan mereka terkait pencegahan dan penanganan covid-19 “, ungkap Yuliana.

Menurutnya, gagasan sayembara oleh DPD partai Golkar propinsi NTT, merupakan bentuk kepedulian terhadap tenaga kesehatan ataupun tim gugus tugas yang menjadi garda terdepan dalam penanganan covid 19 yang memprihatinkan. Sehingga bisa menjadi rekomendasi kebijakan di setiap daerah di NTT dalam upaya penanganan dan pencegahan covid 19.

” Gagasan-gagasan tersebut bisa membantu mereka yang menjadi garda terdepan khususnya tenaga kesehatan untuk membuat kebijakan yang memperkuat upaya pencegahan dan penanganan COVID-19 ” tandasnya.

Sekretaris Partai Golkar dan juga Anggota DPRD Kabupaten Ende Megy Sigasare dalam pesan whatsAppnya mengatakan, kegiatan yang dilakukan partai golkar merupakan program kegiatan Sayembara menulis gagasan konkrit pencegahan dan penanganan covid 19. Dikatakannya, terobosan dan pengelaman berhasil dalam penanganan covid 19 bisa disalurkan pada kegiatan ini. Hal ini, ikut membantu rekan rekan Tenaga Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas yang sejauh ini telah berusaha menangani dan mencegah penularan covid 19. Sehingga keterlibatan berbagai kalangan masyarakat termasuk mahasiswa atau mahasiswi, dalam menyampaikan strategy dan kebijakan mencegah dan menangani covid 19, turut membantu dalam penanganannya, apalagi angka covid di NTT tinggi.

” Terobosan dan pengalaman yang berhasil, bisa diadopsi dan dikerjakan di berbagai tempat, melibatkan partisipasi aktif berbagai kalangan termasuk mahasiswa atau mahasiswi dalam menyampaikan strategy & kebijakan mencegah dan menangani covid 19 “, terangnya.

Dirinya menambahkan, sayembara ini dilakukan karena selama ini, tenaga kesehatan dalam upaya mencegah penyebaran covid 19 memang tidak mudah. Dalam perkembangannya, jumlah pasien positif covid meningkat dan, angka pasien meninggal karena probable covid 19 juga naik. Sehingga dengan sayembara, bisa menghasilkan rekomendasi kebijakan secara konkrit dan membangun sinergi semua stakeholder dalam upaya penanganan dan pencegahan covid 19.

” Hasilnya sayembara ini, diteruskan kepada berbagai pihak terkait untuk dibuat kebijakan secara konkrit dan bisa dikerjakan di lapangan sehingga memperkuat upaya pencegahan dan penanganan sekaligus membangun sinergi antar para pihak “, terang Megy.

Terkait dengan partisipasi mahasiswi dalam kegiatan sayembara tersebut, dirinya juga menerangkan bahwa ditengah suasana pendemi, mahasiswa tetap produktif menemukan ruang alternatif menunjukan kretifitasnya. Menurutnya, kegiatan sayembara adalah ruang untuk siapapun yang memiliki bakat menulis dan peluang mengembangkan diri, dalam tantangan pandemic sehingga, keselamatan masyarakat terhadap ancaman pandemic diharapkan terjawab dalam sayembara tersebut.

” Sekaligus menunjukan bahwa mahasiswa /i adalah bagian dari generasi muda yang Peduli pada pentingnya kesehatan masyarakat & keselamatan jiwa masyarakat yang dalam menghadapi masalah pandemic ini ” tutur Megy Sigasare. ( AS )

Tinggalkan Balasan