DiponCyeberJakarta, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta berlaku sejak 11 Januari 2021 Hingga kini, kebijakan tersebut belum mampu menahan laju lonjaknya angka penularan covid-19. Selasa, (02/02/2021). Kasus pasien status positif Covid-19 makin terus bertambah, hal ini membuat keprihatinan dan mendapat respon dari berbagai pihak Legislator.

Hal ini disesali oleh Presiden  Joko Widodo terkait meningkatnya kasus positif Covid-19. Jokowi menanggapi PPKM yang di berlakukan semenjak pertengahan bulan lalu tidak efektif menekan angka kasus Covid-19. Pada rapat terbatas tentang pendisiplinan melawan Covid-19, Presiden meminta lebih banyak pakar dalam menentukan kebijakan pengendalian Covid-19 dengan demikian kebijakan tersebut bisa betul-betul komperensif. Jokowipun menghendaki pengendalian Covid-19 sesegera mungkin dapat terlaksana di seluruh Indonesia.

Sementara itu, melalui akun Twitter pribadi Wibi Andrino selaku Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, memberi tanggapan dalam tulisan akun Twitternya “ PPKM tak lebih dari PSBB yang di modifikasi dengan banyak toleransi. Padahal, kita perkembangan kian mengkhawatirkan pemerintah (Pemprov DKI Jakarta) seharusnya lebih ketat memberlakukan pembatasan kegiatan ”, tulis Wibi. Wibi menilai penerapan kebijakan penanggulangan Covid-19 yang tidak tegas dan terkesan setengah-setengah justru membuat PPKM ini menjadi tidak efektif. (AA)

Tinggalkan Balasan