DiponCyberMaumere,  Kunjungan Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Sikka di Kampung Dobo, Desa Iantena Kabupaten Sikka.  Kampung ini adalah salah satu kampung, yang terletak diujung Desa Iantena, Kabupaten Sikka. kunjungan ke Kampung Dobo, untuk membentuk sebuah Taman Baca Masyarakat (TBM)  berbasis Literasi Budaya. Senin, 15/02/2021

Pengelola Kelompok Tenun Eban Watan menuturkan, Kampung Dobo, memiliki banyak tradisi yang diwarisi sejak turun temurun. Hal itu, di buktikan dalam kehidupan sosial kami, di kampung ini. Lanjutnya, walaupun kaya akan budaya, tapi kami merasa tertinggal dari pendidikan anak anak kami.

” Kalau soal adat istiadat dan budaya, kami di Kampung Dobo sangat Kaya akan hal itu. Tapi ada satu hal yang menjadi keresahan kami para orang tua yakni pendidikan anak-anak kami “, ungkap Pengelola Kelompok Tenun Eban Watan, Kanisius Ani.

Pada masa pandemi ini, anak-anak yang usia sekolah tidaklah jauh berbeda dengan anak-anak yang sudah putus sekolah, karena ketiadaan proses belajar mengajar. Kami hanya mengharapkan, agar anak-anak kami tidak merasa ketinggalan dalam hal pendidikan. Mereka juga butuh ilmu, untuk bisa bersaing dengan teman-teman lain.

Kurang lebih selama sejam, FTBM Sikka hadir di tengah masyarakat Dobo dan mendengarkan semua hal terkait masalah pendidikan dan Melihat kondisi demikian. FTBM Sikka, yang diketuai oleh Gregorio Cabral Ferreira memutuskan untuk membangun satu TBM di Kampung Dobo Desa Iantena Kabupaten Sikka, dengan nama, TBM Eban Watan, dengan tujuan agar anak-anak usia sekolah di kampung Dobo Desa Iantena Kabupaten Sikka tetap mendapatkan pendidikan selayaknya didalam kelas. Dan juga mereka tidak merasa tertinggal dari segi pendidikan.

” Untuk membangun sebuah TBM, tentunya kita memerlukan berbagai fasilitas, terutama buku-buku, alat peraga dalam proses belajar, oleh karena itu, tentunya TBM Eban Watan mengharapkan dukungan dari berbagai pihak dan bantuan berupa buku-buku sekolah, baik yang baru maupun yang bekas untuk disumbangkan. Agar anak-anak usia sekolah di kampung Dobo tidak merasa tertinggal dari segi pendidikan “, terang Gregorio Cabral Ferreira.

Ia pun menuturkan TBM EBAN WATAN sedianya akan diresmikan tanggal 15 Maret 2021 bertempat di TBM EBAN WATAN Kampung Dobo.

Ia menambahkan, ketika TBM Eban Watan sudah terbentuk, Tim dari FTBM Sikka, akan turun langsung untuk mendampingi anak-anak usia sekolah dan remaja. Agar bisa mengajarkan beberapa mata pelajaran, dan ilmu-ilmu lain yang mereka butuhkan. Tentunya dibantu oleh para pegiat literasi di kampung Dobo. ( WY )

Tinggalkan Balasan