DiponCyberMaumere, Terkait Kunjungan Presiden RI Jokowidodo di Kabupaten Sikka dalam rangka peresmian bendungan Napun Gete (Selasa, 23/02/2021) telah menimbulkan animo masyararakat untuk menyaksikan langsung kedatangan Presiden RI di kabupaten tersebut.

Melihat kehadiran masyarakat yang membanjiri Kota Maumere, telah menimbulkan kepanikan tersendiri, akan meningkatnya clauster baru jumlah pasien yang terkonfirmasi Covid-19.

Data Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Sikka, pasien yang terpapar melalui penyebaran transmisi lokal, presentasea angkanya 70, 58 %. Angka ini, masih dimungkinkan akan mengalami peningkatan mengingat, jumlah pasien yang terpapar Covid-19 kian harinya meningkat.

Presidium Gerakan Kemasyarakatan (Germas) PMKRI Maumere mengatakan, kunjungan Presiden Jokowidodo ke Maumere, telah menimbulkan animo masyarakat yang begitu tinggi, sehingga banyak masyarakat di Kota Maumere yang terlihat mengabaikan Protokol Kesehatan Covid-19.

Dirinya mengapresiasi kepada rekan rekan keamanan, dalam mengkawal Presiden Jokowi ditengah pandemi Covid-19.

Ia juga mengeluhkan kepada pihak Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, yang tidak melakukan tindakan antisipasi, mencegah kerumunan dalam menyambut kedatangan Presiden Jokowidodo ke Maumere.

” Seharusnya langkah preventif sudah diambil oleh pihak-pihak yang berkepentingan saat kunjungan berlangsung. Kekewatiran hari ini, akan terjadi clauster baru usai kunjungan kerja Presiden Jokowi di Kabupaten Sikka ” ungkap Yakobus Tonce Horang ( WY ).

Tinggalkan Balasan