DiponCyberEnde, Badan Pengurus Ikatan Mahasiswa Pelajar Manggarai (Imapelma-Ende), Periode 2020/2021 menggelar kegiatan Dies Natalis ke- 15 tahun, yang berlangsung di rumah Imaculata Fatima Pampe selaku Penasehat Organisasi Imapelma, di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur. Jumat (05/03/2021).

Organisasi Imapelma yang di dirikan pada 05 Maret 2006 lalu, memperingati hari jadinya dengan melakukan kegiatan Dies Natalis, yang diawali dengan Ibadat Syukur dan, dihadiri Semua anggota Imapelma, Senior dan, Alumni serta undangan lainnya untuk berpartisipasi dalam acara tersebut.

Selain itu, ada juga acara pemotongan kue ulang tahun, oleh ibu Penasehat sebagai silaturahmi kekeluargaan Imapelma-Ende. Kemudian dilanjutkan diskusi Internal dengan tema, ” Membangun Imapelma yang Unggul Berbasis Visi Misi “.

Maria Sembrianti Ketua Imapelma-Ende Periode 2020/2021 mengatakan, momentum Dies Natalis Imapelma yang ke-15 tahun, dirayakan dengan  cara yang sederhana, karena melihat situasi dunia sedang dilanda Covid-19, sehingga sebagai warga negara kita tetap mengikuti protokol kesehatan.

Dirinya berharap, semoga moment perayaan Dies Natalis Imapelma tidak sekedar merayakan saja, tetapi, dapat dibuktikan dengan pertumbuhan kemampuan intelektual yang siap menghadapi dunia praktis nantinya.

” Kiranya generasi penerus Imapelma untuk terus membenah diri lebih dalam lagi, sehingga kedepannya Imapelma semakin jaya, kokoh dan, unggul dalam menjalankan roda perhimpunan serta, mewujudkan apa yang menjadi tujuan besar Imapelma “, tandasnya.

Senada dengan itu, Penasehat Imapelma-Ende Dr. Dra Imaculata Fatima Pampe, M.M.A menyampaikan kesannya bahwa, meskipun dilakukan ditengah pandemi kita masih melakukan kegiatan dan profisiat kepada para pengurus yang sudah menyelenggarakan acara ini. Ia pesimis ketika dengan kondisi pandemi dan aktifitas Imapelma juga mulai kendur. Dengan adanya kegiatan ini dia merasa besar hati, ternyata masih ada yang semangatnya tinggi.

” Saya merasa senang karena, ada diskusi penting untuk membenah program kerja internal dan, memang itu yang harus dilakukan demi mendesain lagi kegiatan sesuai dengan  kebutuhan anggota dan masyarakat “, Pungkasnya.

Ia katakan, Kehadiran Imapelma tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan secara pribadi, tetapi lebih pada proses pembelajaran melalui partisipasi kita ditengah masyarakat. Ia berikan contoh bahwa di masyarakat di tengah pandemi mereka sangat membutuhkan proses pembelajaran anak-anak sekolah menengah kebawah.

Mereka sangat membutuhkan adanya pendampingan dari guru, kader Imapelma harus ada peran penting untuk membagi pengetahuan kepada anak-anak sekolah yang membutuhkan ilmu, karena kader Imapelma ada yang profesi sebagai guru.

Dirinya berharap, dengan kehadiran Imapelma kita bisa membantu semua masyarakat yang terjangkau oleh kemapuan kita, untuk bisa didampingi anak-anaknya dalam menyelesaikan tugas sekolah mereka. Sehingga, Imapelma secara internal organisasi, mampu mewujudkan kapasitas dan kapabilitas kadernya, untuk siap menjawabi berbagai persoalan di masyarakat.

” Saya sampaikan, proses pengkaderan Imapelma lebih di optimal lagi, dengan berlandaskan ajaran Tuhan. Konsisten, berkomitmen, disiplin serta terbuka dengan segala bentuk kritikan karena kita tidak ada yang sempurna “, tutur Fatima. (AS)

Tinggalkan Balasan