DiponCyberMaumere, Memasuki hari ke-15, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 TA. 2021, Kodim 1603/Sikka semakin memaksimalkan proses pengerjaan pembukaan fisik serta melakukan pengrapian jalan yang berlokasi di Desa Persiapan Pelibaler, Kecamatan Doreng, sepanjang 3.300 kilo meter dengan lebar jalan 6 meter. Minggu (14/03/21).

Sampai saat ini, TMMD berlokasi di Desa Persiapan Pelibaler, dengan sejumlah anggota personel gabungan satgas TMMD Kodim 1603/Sikka bersama warga masyarakat, sedang melakukan pengerjaan serta pengrapian jalan dan melakukan pengecoran cross way tepatnya di daerah Kilawair. Selain itu, beberapa anggota personel satgas TMMD lainnya, mengawal dua alat berat (Eksavator) dalam proses pembukaan fisik jalan.

Danramil 1603-05/Bola, Kapten Inf. Imran Tiwa, dihadapan media mengatakan, Hingga memasuki hari ke-15 ini pengerjaan fisik dalam program TMMD yakni pengerjaan pembukaan jalan dengan menggunakan dua alat berat (Eksavator) terus dikerjakan dan dilakukan, selain itu pula terus dilakukan pengrapian dan pengerasan jalan. Kami juga melakukan pengecoran cross way di daerah Kilawair, jadi seluruh pengerjaan fisik dalam program TMMD di Desa Persiapan Pelibaler, Kecamatan Doreng, sampai saat ini sudah memasuki progres pengerjaan mencapai 60 Persen.

” Kita tetap menggadeng warga masyarakat, sebab yang akan merasakan dan menikmati juga oleh warga masyarakat yang bermukim di lokasi TMMD ini “, ungkap Imran.

Warga di Desa Persiapan Pelibaler Tarsisius Nong Manis mengungkapkan, rasa syukur dan berterima kasih kepada Kodim 1603/Sikka dalam program TMMD, yang langsung berlokasi di daerah kami yang terisolir di Dusun Kolik, Desa Persiapan Pelibaler dalam pengerjaan dan pembukaan fisik jalan.

Kami berharap, setelah jalan ini dibuka dan dikerjakan agar pemerintah Kabupaten Sikka, dapat melanjutkan proses serta langkah selanjutnya, karena jalan yang dibuka saat ini melalui program TMMD.

Akan sangat dirasakan bagi kami masyarakat, sebab apabila akses jalan ini sudah dilalui kendaraan-kendaraan dimana, hasil bumi (Komoditi) kami dapat di angkut dan dijual.

Selain itu pula saat musim kemarau kami dapat dengan cepat melalui akses jalan ini mencari air atau dapat memesan air.

” Pada intinya kesemuanya ini sangat bermanfaat dan membantu kami warga masyarakat, kami tidak susah harus berputar jalan, sebab jalan yang dibuka ini merupakan akses jalan yang sangat cepat bagi kami “, tuturnya (WY)

Tinggalkan Balasan