DiponCyberEnde, Sejumlah anggota DPRD, pegawai sekwan dan, rohaniwan, mengikuti proses vaksin covid-19, yang akan di berikan langsung di gedung DPRD Kabupaten Ende. Kegiatan pemberian vaksin tersebut dilakukan oleh pihak puskesmas dan di koordinir langsung Kepala Puskesmas Kecamatan Ende Tengah Arkadius Dominggo. Kegiatan pemberian vaksin covid 19 di gedung DPRD, di pantau langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Ende, Fransiskus Taso. Target yang akan diberikan vaksin untuk pejabat negara sebanyak 30 orang dalam kegiatan pemberian vaksin covid-19. Selasa, 23/03/2021

Arkadius Dominggo, Kepala Puskesmas Kecamatan Ende Tengah mangatakan, pemberian vaksin untuk pejabat negara, khusus anggota dewan yang berlangsung di gedung DPRD Kabupaten Ende, ditargetkan sebanyak 30 orang. Ia menjelaskan, pelayanan dilakukan di gedung DPRD Ende pertimbangannya agar mendapat sasaran mengikuti vaksin covid-19.

Ia menambahkan, vaksin covid-19 bisa dilakukan dimana saja, intinya kondisi vaksin terjamin pada suhu 2 – 8 derajat, untuk menjaga kualitas vaksin.

Terkait proses vaksin yang dilakukan, ia juga mengatakan, sebelum divaksin proses yang dilakukan itu, ada di meja meja skrining. Ada 16 persyaratan yang akan di cek sebelum dilakukan suntikan vaksin dilakukan.

” Soal lolos untuk di vaksin atau tidak, itu tergantung di meja dua, meja skrining. Syaratnya 16 persyaratan yang ada di dalam salah satunya seperti penyakit auto imun dan, ada beberapa persyaratan lain yang didalamnya “, tandasnya.

Terkait kesan setelah di vaksin, Megy Sigasare, anggota DPRD dari partai Golkar Kabupaten Ende mengatakan, jika tidak memiliki penyakit kronis, maka setelah di vaksin tidak mungkin terjadi dampak lain terhadap kesehatan kita, intinya, jika tubuh sehat, maka proses vaksin akan terasa norma saja.

” Saya tidak punya sesuatu yang luar biasa, karena memang saya tidak punya riwayat penyakit kronis. Intinya saya sehari sebelumnya, saya sudah mempersiapkan diri, jadi enjoy saja saya menerima vaksi “, terangnya.

Ia juga berharap, proses pemberian vaksin tetap dilakukan di Kabupaten Ende, serta patuh terhadap protokol kesehatan dan 5 M.

Hal yang sama juga di sampaikan Siprianus Pendi, anggota DPRD partai Gerindra Kabupaten Ende mengatakan, setelah divaksin dirinya juga merasa aman, dan tidak ada yang perlu ditakuti selama pemberian vaksin tersebut.

Ia berharap, keterlibatan semua pihak penting dilakukan dalam sosialisasi, sehingga keraguan masyarakat terhadap vaksin itu, dengan sendirinya menyadari bahwa vaksin itu penting. Sehingga, mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Ende bisa selesai.

” Saya harap kepada masyarakat tidak boleh cemas, tidak boleh takut, mari kita menjalani proses vaksin ini sehingga kita putus sudah berkaitan dengan covid-19 yang ada di Kabupaten Ende. Sehingga, kita bisa lega dan bebas untuk beraktivitas “, tuturnya. (AS)

Tinggalkan Balasan