DiponCyberEnde, Menyikapi bencana yang melanda di Adonara, Kabupaten Flores Timur, dan Kabupaten Lembata, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Cabang Ende, melakukan aksi solidaritas peduli terhadap korban, yang di akibatkan oleh bencana tersebut. Senin, 05/04/2021

Aksi solidaritas oleh PMKRI Cabang Ende, didasari atas rasa kepedulian terhadap saudara saudara yang saat ini sedang di timpa bencana.

Ruan Laka Ma’u, Koordinator Aksi Solidaritas Peduli Bencana Adonara dan Lembata mengatakan, aksi PMKRI dilakukan karena melihat situasi saudara saudara kita di Lembata dan Adonara saat ini memprihatinkan, karena kondisi mereka yang tertimpa bencana saat ini pasti dalam keadaan tidak berdaya. Sehingga, aksi ini dari hasilnya untuk membantu saudara saudara yang tertimpa bencana di Adonara dan Lembata.

Dirinya berharap, masyarakat Kota Ende untuk bisa berbagi kasih terhadap korban yang tertimpa bencana di Adonara dan Lembata.

Luka mereka adalah luka kita, ungkapnya.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Ende, Oktavianus Erikson Rome menyampaikan, aksi peduli korban di Adonara dan Lembata, kita akan melakukan di beberapa tempat di Kota Ende, saat ini kita baru mulai di perempatan jalan Eltari – Wirajaya. Aksi tersebut, rencananya akan berlangsung selama satu minggu. Dalam proses itu, kita menyiapkan posko yang langsung berlokasi di Margasiswa PMKRI Cabang Ende, No. 01, Jalan Wirajaya, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah.

Terkait dengan hasil yang didapat dari aksi tersebut dirinya mengatakan, akan menyerahkan langsung ke masyarakat terkena musibah, ia berharap jenis bantuan yang diterima nanti bisa berupa, obat obatan, pakaian layak pakai, masker dan bantuan barang lainnya.

Jenis bantuan yang akan disalurkan nanti, kita berharap ada obat obatan, sembako, pakaian layak pakai, masker dan bantuan lainnya, ungkap Erik.

Ia menambahkan, terkait dengan keberadaan posko bantuan PMKRI, nantinya akan dilakukan konferensi peres, dan menyampaikan melalui flaiyer di media sosial sehingga mempermudah untuk para donasi membarikan perhatian materil kepada korban yang tertimpa bencana di Adonara dan Lembata.

dirinya juga menghimbau kepada masyarakat NTT untuk selalu berwaspada dalam berpergian keluar kota baik melalui transportasi darat, laut, dan udara. Mengingat, kondisi cuaca buruk yang sedang melanda wilayah NTT saat ini.

Dalam Aksi tersebut, Ketua Presidium PMKRI Ende, mendesak kepada Pemrintah Propinsi, untuk bersikap responsif dalam menanggapi bencana yang sedang terjadi saat ini. Mendesak Pemerintah Pusat, agar sesegera mungkin menetapkan bencana di NTT, sebagai bencana nasional.

Ia berharap, sinergi dari semua pihak, baik relawan atau Pemda diperlukan untuk memperlancar segala proses selama penanganan terhadap korban yang tertimpa bencana. Ia berpendapat, relawan dan Pemda yang berada dilokasi bencana, untuk bisa mendata kebutuhan yang diperlukan dalam penanganan di lokasi bencana, agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

Relawan dan Pemda, mendata juga terkait dengan kebutuhan korban akibat bencana, sehingga bantuan yang dilayangkan sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran, tutur Erikson. (AS)

Tinggalkan Balasan