DiponCyberMaumere, Dalam rangka memeriahkan Pekan Suci dan Perayaan Paskah, Ikatan Pelukis Indonesia (IPI) Cabang Sikka, melakukan kegiatan lomba melukis telur Paskah dan pameran lukisan religi.

Kegiatan tersebut, dimulai pada pukul 15.00 dan dibuka oleh Ketua IPI Cabang Sikka, Mikael Rikardus Sengi, di Aula Paroki Santo Yoseph Maumere, Kabupaten Sikka. Senin, 05/04/2021.

Peserta lomba dari kegiatan ini, anak anak pria dan wanita, berusia 10 – 19 tahun, yang berjumlah 37 orang.

Kegiatan ini juga disponsori oleh berbagai komunitas seni di Kabupaten Sikka diantaranya, Arang Flores, Gurang Garit (GG) Arts, Komunitas Pemuda Sadar Lingkungan (KPSL) Maumere, Kribo Desain, Cerca Travo Printing dan Art.

Ketua IPI Cabang Sikka, Mikael Rikardus Sengi, saat di mintai keterangan mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk partisipasi IPI Cabang Sikka, dalam memeriahkan pesta paskah sekaligus sebagai ajang ataupun wadah pengembangan minat, dan bakat, serta mencari bibit ataupun talenta baru dari anak-anak berusia 10 -19 tahun, pada bidang seni itu sendiri.

” Lomba ini, untuk mencari bibit atau talenta baru, dari anak anak berusia 10 – 19 tahun dibidang seni “, ungkapnya.

Frank Paulo selaku pembina IPI Cabang Sikka mengatakan, kegiatan ini merupakan hal yang positif dan bagian dari menumbuh kembangkan kreatifitas anak-anak, dalam hal ini melukis.

” Saya harap, kegiatan ini tetap berlangsung setiap tahun, dan berkembang untuk kedepannya “, tandasnya.

Yohanes Maria Vianey, siswa kelas XII SMAK Sint Gabriel Maumere, muncul sebagai juara 1 dalam lomba tersebut, yang diumumkan oleh para juri.

Yohanes Maria Vianey mengatakan, ia baru pertama kali mengikuti kegiatan seperti ini, dan terima kasih karena langsung muncul sebagai juara dalam lomba tersebut.

” Ini suatu kebanggaan buat saya, karena bakat dan kreativitas saya bisa disalurkan lewat lomba ini, terangnya.

Ia berharap, kegiatan seperti bisa berlanjut pada tahun tahun yang akan datang. Sehingga, bakat generasi mudah di Maumere, merasa memiliki tempat untuk mengekspresikan bakat mereka.

” Kalau bisa, kedepannya dibuat lagi kegiatan lomba-lomba seperti ini, tandas Vianey. (WY)

Tinggalkan Balasan