DiponCyberMalaka, Forum Indonesia Muda kunjungi korban banjir bandang Malaka. Dalam kunjungan tersebut, Forum ini langsung menuju ke Gereja St. Antonius Padua Kleseleon Besikama Malaka. Sabtu, 10/04/2021

Mama Peni mengtakan, terkait dengan banjir bandang, sebenarnya bukan baru pertama kali, namun peristiwa banjir bandang yang melanda Kabupaten Malaka sudah sering terjadi sejak, tahun 2000, 2013, dan tahun 2021.

Dikatakannya, sangat merasa resah, dikarenakan banjir kali ini debit airnya meningkat dan, lumpur sisa banjir setinggi pinggang orang dewasa. Untuk sementara, dirinya bersama warga lainnya, berada di posko pengungsian dan siangnya kembali kerumah untuk membersihkan rumah dari lumpur yang dibawa banjir bandang.

” Untuk sementara kami berada di posko pengungsian, namun siang hari kami kembali kerumah untuk memebersihkan rumah kami “, terangnya.

Sementara itu, Koordinator Posko PPaulus Seran mengatakan, sejak tanggaal 14 April jumlah Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi ke posko sebanyak 55 KK, namun sampai tanggal 10 april banyak yang sudah kembali ke rumah masing masing dan tersisa 34 KK

” Kepada teman-teman dari Forum Indonesia Muda, kami sangat berterima kasih karena sudah meluangkan waktu dan tenaga, serta semua pemberian yang sudah diberikan untuk kami di posko pengungsian “, terangnya.

Widania Hilmy Kamilia DTB (Devisi Tangani Bencana) dari FIM mengatakan, duka malaka duka bersama sehingga, bersama kawan-kawan berusaha untuk mengunjungi bapak – mama, dan semua sanak saudara yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Malaka.

” Kami hanya bisa memeberiakan kepada bapa mama dari apa yang kami punya, mungkin tidak banyak tapi mudah-mudahan, bisa mencukupi untuk bapak ibu pengungsi yang ada di posko “, tandasnya

Ia juga menyampaikan, Semoga badai ini cepat berlalu, dan semua kita hidup baik kembali, serta selalu di berkati tuhan. (Tores)

Tinggalkan Balasan