DiponCyberEnde, Palang Merah Indonesia (PMI) yang dibentuk sejak 17 September 1945 dengan tujuan, untuk melindungi hidup dan kesehatan manusia, serta mencegah penderitaan manusia akibat adanya konflik bersenjata atapun bencana alam, yang mengancam kehidupan dan martabat manusia, serta tugas pokoknya, Kesiapsiagaan bantuan dan penanggulangan bencana, Pelatihan pertolongan pertama untuk sukarelawan, Pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, dan Pelayanan transfusi darah.

Menghadapi tantangan kesehatan manusia akibat bencana alam, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ende, membuka posko bantuan, bagi saudara-saudari yang tertimpa bencana baik dekat maupun terparah yakni, Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata.

John Ire kepada media ini mengatakan, Posko bantuan PMI dibuka melalui open donasi, sehingga dalam keterbatasannya, PMI berusaha bisa meringankan beban moril maupun materil para korban yang tertimpa bencana. Kegiatan tersebut dibuka melalui open donasi sejak 05 April, rencananya akan dibuka hingga 4 minggu kedepan, bertempat Kompleks Rumah Sakit RSUD Ende, Jalan Wirajaya, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende. Senin, 12/04/2021

” Ada banyak daerah yang terdampak, kerugian barang dan nyawa. Dalam keterbatasan PMI berusaha ikut membantu dan kami fokus untuk yang terdekat dan juga kebetulan terparah yaitu kabupaten Flores Timur dan kabupaten Lembata “, tandasnya.

PMI Dalam Kegiatan Open Donasi Untuk Korban Bencana

Dikatakannya, dalam kegiatan open donasi, PMI yang bekerja sama dengan RRI membuat konser bersama para pegiat seni musisi NTT diaspora, musisi Ende dan semua pihak yang terlibat. Open donasi malam itu, menghasilkan Rp. 62. 000. 000, – (Enam puluh dua juta rupiah).

Ia juga mengajak semua pihak, untuk turut serta dalam membantu meringankan beban duka saudara saudari yang tertimpa bencana, karena saat ini, tentu membutuhkan perhatian kita semua, agar dapat meringankan duka yang sedang mereka rasakan saat ini.

” Saya mengajak sesama saudara di luar sana, untuk ikut mengulurkan tangan meringankan beban duka mereka. Duka mereka adalah juga duka kita. Banjir bandang membuat mereka kehilangan orang terkasih, dan yang ditinggalkan harus memulai semuanya dari nol “, tandasnya.

Ucapan terima kasih ia sampaikan kepada semua pihak, yang telah, yang telah mendonasikan bantuan melalui posko PMI Kabupaten Ende. (AS)

Tinggalkan Balasan