DiponCyberEnde, Tatap muka dengan masyarakat dalam kegiatan reses II Anggota DPRD Ende Megy Sigasare, disuguhkan dengan berbagai usulan terkait jalan rabat, tenda jadi, kursi, dan honor ibu kader posyandu serta usulan bantuan kelompok untuk meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat. Kegiatan reses II Anggota DPRD Kabupaten Ende, dijadwalkan dari tanggal 15-20 April, dan kegiatan reses berlangsung di RT. 015, RW. 008, Kelurahan Kotaraja. Kamis, 15/04/2021.

Lurah Kotaraja Jamal Tayib, dalam kegiatan reses II menyampaikan, untuk menjawabi persoalan diwilayahnya, selama ini masyarakat merindukan dua (2) buah jalan rabat, yang belum dikerjakan. Padahal, kondisi jalan sudah parah, dan sejak pejabat Lurah yang lama hingga kini, belum diperhatikan sama sekali. Sebelumnya, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Megy Sigasare yang telah berkunjung kewilayahnya, untuk mendengar langsung keluhan masyarakat.

“Jalan yang dari Madama sudah diukur tiga (3) kali, waktu itu dengan Lurah yang lama, akses dijalur itu sangat sulit kalau bisa tolong dibantu, panjangnya 50 meter. Kemudian, jalur RT. 017 ke RT. 015, kurang lebih panjangnya 15 meter”, tandasnya.

Ia menambahkan, terkait penerima bantuan dari pemerintah pusat berupa program BST, KIS, PKH, untuk masyarakat diwilayahnya, jumlah penerima tidak sesuai dengan jumlah yang diusulkan dari pihak Kelurahan. Lanjutnya, ia merasa prihatin dengan honor tenaga kader posyiandu yang selama ini, perbulan mereka terima tiga puluh lima ribu rupiah saja (Rp. 35, 000) kalau bisa tolong diperjuangkan.

Selain itu, muncul juga usulan dari masyarakat, terkait bantuan untuk usaha perkiosan dan usaha lainnya seperti untuk tenun ikat.

Anggota DPRD Ende Megy Sigasare, menjelaskan terkait tugas dan fungsi anggota DPRD adalah untuk memonitor program pemerintah, baik yang sudah atau akan dikerjakan. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang sudah menyempatkan diri untuk ikut hadir dalam kegiatan reses tersebut.

Menanggapi usulan dalam reses, ia katakan, untuk masa reses saat ini, realisasinya ditahun 2023. Kehadirannya, mendengar usulan atau keluhan masyarakat, untuk bisa diperjuangkan.

Terkait dua (2) buah jalan rabat, ia meminta kepada pihak lurah dan stafnya untuk menghitung volume jalan yang sudah diusulkan masyarakat, ia juga mendukung program ibu ibu, so’al usaha perkiosan dan tenun ikat asalkan dibentuk kelompok dan mendaftarkan ke kelurahan untuk dibuat SK dan berita acaranya, serta usulan lainnya.

Ia juga menjelaskan, saat ini kekuatan anggaran pokir Kabupaten Ende tidak sebanding dengan anggaran pokir di Kabupaten Lain. Anggaran pokir Kabupaten Ende terlalu kecil sehingga, sulit juga untuk bisa mengakomodir semua usulan masyarakat agar bisa direalisasikan.

Diakhir reses, ia menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar satu juta rupiah (Rp. 1. 000, 000), menjawabi langsung keluhan ibu ibu posyiandu, terkait kebutuhan kursi untuk ibu hamil dan para kader, serta tarpal. Bantuan tersebut langsung diterima oleh Ketua RT 015, yang mewakili para kader posyiandu di Kelurahan Kotaraja.

“saya menyerahkan langsung bantuan berupa uang tunai, untuk dibelanjakan sesuai kebutuhan ibu ibu posyiandu, kiranya dengan bantuan ini, kegiatan posyiandu bisa berjalan lebih giat lagi dan mampu mengurangi angka gizi buruk di wilayah ini”, tuturnya. (AS)

Tinggalkan Balasan