DiponCyberEnde, Anggota DPRD Kabupaten Ende Fraksi Gerindra Cyprianus Pendi, Kembali menyapa masyarakat di Daerah pemilihan ( Dapil ) II. Kamis, 15/04/2021

Kali ini Anggota DPRD Komisi III melakukan kunjungan di Desa Romarea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende.

Kepala Desa Romarea Gabriel Sagho saat memberikan sambutan mengatakan, bahwa ini merupakan angin segar bagi masyarakat di Romarea, karena dengan kehadiran Anggota Dewan saat ini, tentunya mau mendengar langsung keluhan keluhan yang selama ini dirasakan oleh kita sendiri.

“Kehadiran beliau di tengah masyarakat kita hari ini, tentunya kita tahu bersama bahwa dirinya akan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan kita hari ini” ungkapnya

Gabriel menambahkan, saat ini Desa Romarea masih jauh dari perhatian pemerintah seperti, jaringan listrik.

Sementara itu Mikhael Mani mengatakan, usulan terkait persoalan infrastruktur bagi masyarakat di wilayah perbatasan memang hingga saat ini dibutuhkan sekali di wilayah kami.

“Kami masyarakat selama ini cukup sengsara melintasi jalan itu, duduk diatas oto lebih baik jalan, seperti kita joget musik tidak ada, pulang pinggang sakit semua” jelasnya

Dirinya menambahkan, persoalan listrik juga menjadi kerinduan masyarakat Desa Romarea, karena sampai saat ini kita hidup tanpa listrik. Sementara, Indonesia merdeka sudah lama, tapi kita belum merdeka sama sekali.

“Pada satu tahun yang lalu pernah datang sosialisasi di Desa Watumite tentang listrik dari PT Telaga, menjanjikan bahwa tahun 2020 masyarakat sudah menikmati. Namun, hingga saat ini belum direalisasi, mungkin itu semua karena masalah Covid sehingga belum direalisasi”, ujar Mikael Mani.

Menanggapi keluhan masyarakat, Legislator dari partai Gerindra Cyprianus Pendi mengatakan, akan benar benar memperjuangkan dan berupaya menyampaiakan kepada pemerintah.

“Tentunya semua usulan sudah saya dengar, tentu sebagai dewan itu menjadi masukan buat saya, dan saya akan menyampaikan kepada pemerintah untuk bisa mengatasi persoalan ini”, ujar Cypri

Dirinya menambahkan, untuk masa reses saat ini, realisasinya ditahun 2023, atau perubahan Tahun 2022, tentu Kehadirannya, mendengar usulan atau keluhan masyarakat, untuk bisa diperjuangkan.

Terkait persoalan jalan rabat , ia meminta kepada pihak Desa untuk foto dan menghitung volume jalan yang sudah diusulkan masyarakat. (Tores)

Tinggalkan Balasan