DiponCyberLembata, Aksi Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lembata, yang sedang menutup akses jalan utama karena mendirikan tenda posko untuk tempat Bupati berkantor, berujung menghambat penyaluran bantuan dan, tenaga relawan untuk korban bencana di Lembata. Lokasi Posko Pemda Lembata berada tepat di Desa Patuntawa Ile Ape. Jumat, 23/04/2021.

Aksi tutup akses jalan utama oleh aparat Pemda Lembata, menuai protes dengan relawan karena, salah seorang aparat Pemda Lembata lebih dulu menghadang salah satu rombongan relawan, yang mau menuju ke lokasi korban terdampak bencana.

Rombongan yang dihadang oleh salah seorang aparat Pemda Lembata, dalam perjalanan yang melintasi jalur tersebut, dengan membawa tim dokter, dan bantuan air minum untuk warga pengungsi.

Adu mulut terjadi, karena seorang aparat Pemda dengan nada tinggi menghadang rombongan tersebut dengan alasan wajib lapor, hingga situasi kedua belah pihak saling bersitegang.

Anggota relawan JPIC SVD yang kebetulan pulang dari titik lokasi pengungsian di Deweng yaitu, lokasi para korban tinggal mengungsi di pondok pondok diarea kebun, yang berada persis dilokasi juga ikut beradu mulut dengan aparat Pemda Lembata.

Saat sedang beradu mulut dengan aparat pemda Lembata, rombongan relawan JPIC SVD menyatakan sikap tegas bahwa, bantuan kemanusisaan pada prinsipnya harus langsung kekorban bukan di posko pemerintah. (Tim/DC)

Tinggalkan Balasan