DiponCyberEnde, Masyarakat Desa Kerirea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende menyampaikan usulan untuk pemekaran Desa di wilayah Dusun Paumere.

hal ini disampaikan warga, saat kegiatan reses II atau penjaringan Aspirasi oleh Anggota DPRD Ende, Fraksi Gerindra Cyprianus Pendi. Jumad, 16/04/2021.

Reses di Dusun Paumere, Desa Kerirea itu, secara spontan muncul usulan pemekaran Desa, karena Warga menginginkan pendekatan pelayanan pemerintah dan percepatan pembangunan, sebab selain jumlah jiwa yang padat, luas wilayah dan tiga dusun yang ikut dalam pemekaran.

‘’Sudah saatnya dusun kami, dimekarkan jadi desa, kami menginginkan pemekaran. Kehadiran Bapak Dewan, kami minta untuk memperjuangkan uasulan kami ini’’ ujar Amatus Kebu warga Dusun Paumere.

Dirinya menjelaskan, upaya pemekaran ini bukan karena emosional atau pertengkaran politik, tapi murni kesepakatan bersama, dengan adanya pemekaran desa. Sehingga, pembangunan akan lebih mudah dan pendekatan pelayanannya menjadi efektif untuk kami, karena Desa Paumere saat ini ada enam dusun.

Sementara itu, Kepala Desa Kerirea Ambrosius Karo, mengatakan mendukung dengan usulan pemekaran Desa.

‘’Saya sudah menyampaikan kepada panitia, bahwa saya selalu support, bersama tokoh masyarakat, kita duduk sama sama, untuk kita ambil langkah kedepan’’ ujar Ambros.

Ia tambahkan, kebetulan Bapak Dewan ada, dengan kemampuannya di parlemen, kita meyakini bahwa, apa yang kita usulkan pasti akan diperjuangkan.

‘’Saya minta, usulan pembentukan desa, jangan karena sakit hati atau tidak lagi menginginkan saya jadi pemimpin kalian, tetapi murni dari masyarakat semua untuk percepatan pembangunan diwilayah kita ini’’ terangnya.

Anggota DPRD Ende Cyprianus Pendi mengatakan, reses bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat, sehingga semua usulan yang disampaikan seperti, pemekaran Desa akan diperjuangkan dan akan di bahas di lembaga DPRD Bersama pemerintah.

Ia menjelaskan, sebagai wakil rakyat dari Dapil II tentunya akan mengkawal dan berjuang segala usulan warga agar bisa terealisai, dan prosesnya sesuai mekanisme dan aturan pemekaran Desa.

Untuk pemekaran desa, setiap wilayah harus memenuhi beberapa persyaratan seperti, jumlah jiwa harus mencapai 1000 jiwa, dan minimal 200 KK (kepala keluarga).

‘’Sebagai anggota Dewan, kami selalu mendukung apa yang menjadi keinginanan Bapak Mama sekalian” ujarnya.

Terkait pemekaran desa, nantinya akan ada survey dari propinsi, oleh karena itu, harus benar benar perhatikan aturan dan mekanisme, sehingga apa yang sudah kita perjuangkan tidak sia sia,

Ia meminta kepada masyarakat desa, agar alasan pemekaran desa ini bukan karena kalah politik, namun karena kebutuhan. Sehingga tidak menimbulkan konflik dikemudian hari.

Untuk diketahui juga bahwa diakhir kegiatan, Anggota DPRD Cyprianus Pendi menyerahkan bantuan semen untuk pembangunan Gereja di Kerirea. ( Antonius Jata ).

Tinggalkan Balasan