DiponCyber Ende, Jelang hari Raya Idul fitri, stok dan harga barang kebutuhan pokok dipasaran relatif stabil. Tidak ada peningkatan harga barang maupun tetjadinya kelangkahan barang kebutuhan pikok. Memang ada kenaikan beberapa barang kebutuhan pokok, namun kenaikannya masih dalam batas kewajaran.

Kondisi tersebut terungkap setelah Bupati, H. Djafar Achmad bersama pimpinan forkompinda Kabupaten Ende, sejumlah pimpinan SKPD, melakukan pemantauan langsung harga barang dipasaran. Senin 10/05/2021.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ende, H. Djafar Achmad, langsung berdiskusi dan menanyakan beberapa barang kebutuhan pokok kepada pedagang yang berjualan di Pasar Induk Mbongawani.

Bupati Ende, H. Djafar Achmad mengatakan, secara umum kondisi harga kebutuhan pokok jelang oerayaan Idul Fitri relatif stabil. Tidak ada kenaikan harga barang yang sangat signifikan, begitu juga dengan stok barang yang berada digudang penampungan, ketersediaannya sangat mencukupi.

“Harga barang jelang perayaan idul fitri relatif stabil. Beberapa barang kebutuhan mengalami kenaikan seperti, terigu, cabe rawit dan cabe keriting. Kenaikannya masih dalam batas kewajaran. Apabila stok barang berkurang, pemerintah siap melakukan operasi pasar. Stok beras mencukupi, tadi saya juga pantau langsung di gudang Dolog. Daya beli masyarakat saat ini mengalami kenaikan. Data tersebut disampaikan salah satu agen, sejak bulan April dan Mei daya beli masyarakat mengalami kenaikan”, tegas Bupati Djafar.

Persoalan atau kendala yang kita hadapi saat ini berkaitan dengan minyak tanah, sistim pendistrubusian perlu kita perketat dengan melibatkan aparat Satpol PP, melakukan pengawalan saat pendropingan minyak tanah dari agen ke pangkalan.

“Untuk mengatasi keresahan masyarakat, saat ini kita mengambil alih pendropibgan minyak ranah dari agen menuju pangkalan. Penataan ulang sistim distribusi. Kita mau tau siapa yang bermain harga minyak tanah, dan siapa yang melakukan penimbunan minyak tanah. Masyarakat diminta tenang menjalankan ibadah dan tidak terpancing dengan isu yang diciptakan segelintir orang, untuk mengacaukan situasi dan kondisi saat ini”, tekan Bupati Djafar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ende, Efraim Diakon Aina mengatakan, berdasarkan hasil pantauan tim teknis dinas sepekan ini, harga barang yang dijual dipasar, pedagang besar, serta pengecer tidak mengalami kenaikan. Pekan lalu ada sedikit kekhawatiran kita berkaitan stok telur yang mulai berkurang dipasaran. Namun kindisi tersebut bisa diatasi dengan masuknya Kapal Niaga yang mengangkut telur dari Surabaya.

“Laporan tim yang kita terima, stok telur dipasaran mulau menipis, namun harganya tetap. Bersyukur pasokan telur dari Surabaya sudah tiba di Ende sejak pekan lalu. Saat ini para pengecer langsung mendatangi rumah warga untuk menjual telur. Beberapa barang kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan diantaranya, terigu, cabe rawit dan cabe kriting. Tetapi kenaikan harga masih sangat wajar. Untuk cabe dan cabe rawit, kenaikan harga disebabkan pasokan dari petani berkurang saat ini. Masalahnya sejak terjadi badai dan intensitas hujan yang tinggi banyak tanaman yang mengalami kerusakan.” jelas Kadis Efraim Diakon Aina.

Pantauan langsung media ini saat Bupati, Pimpinan Forkompinda dan sejumlah pimpinan OPD, Camat, Lurah saat melakukan pemantauan harga lapangan, terlihat Bupati Ende melakukan dialog langsung dengan para pedagang. Bahkan pada kesempatan itu Bupati Ende meminta para pedagang untuk tidak menaikan harga barang jelang perayaan Idul Fitri. Bupati Ende H. Djafar Achmad juga membeli beberapa barang dagangan yang ditawarkan para pedagang. Disela-sela pemantauan harga barang dipasar, Bupati Ende, H. Djafar Achmad bersama pimpinan Foekompinda juga membagi masker dan mengenakan masker bagi pedagang dan pengunjung pasar yang tidak memakai masker. (AS)

Tinggalkan Balasan