DiponCyberKupang, Kepala Ombudsman Perwakilan Nusa Tenggaara Timur (NTT) Darius Beda Daton berharap Aplikasi Propam Presisi Online dapat membantu Polri mengidentifikasi berbagai permasalahan. Minggu, 16/05/2021

“Harapan saya agar Propam Presisi Online ini membantu Polri mengidentifikasi berbagai permasalahan terkait layanan Polri dan perilaku anggota Polri”, harap Darius.

Ia pun memberikan tiga saran untuk lebih meningkatkan kualitas dari Apliksi pelayanan berbasis digital ini (Propam Presisi).

“Saya ada tiga saran yang pertama, untuk kemudahan melapor, agar Polri tidak hanya mensyaratkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), tetapi bisa juga identitas lain, karena banyak warga kita yang tak punya KTP. Sehingga, mereka kehilangan kesempatan untuk melapor jika syaratnya hanya NIK”.

“Yang kedua, aplikasi ini juga harus bisa memberikan perlindungan bagi warga yang melapor, ingin identitasnya harus bisa dirahasiakan agar warga berani melapor. Ketigam Polri harus membatasi jangka waktu tindak lanjut laporan masyarakat via aplikasi ini, guna membangun kepercayaan publik bahwa laporan ditindaklanjuti”, tambahnya.

Darius juga mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh Polri dibawah komando Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si dimana dengan adanya aplikasi Propam Presisi online menjadi bukti Polri serius mewujudkan transparansi berkeadilan.

Untuk diketahui aplikasi ini sebelumnya diluncurkan oleh Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si di Mabes polri, Jakarta, Selasa (13/04) lalu. Hadirnya aplikasi ini sebagai bentuk implementasi pengaduan masyarakat terkait kinerja kinerja dari aparat Kepolisian.

Terobosan baru dari Divisi Propam Polri ini, akan menjadi bentuk pengawasan masyarakat secara langsung terhadap kinerja Polri.

Tinggalkan Balasan