DiponCyberEnde, Polres Ende menggelar apel Bhabinkamtibmas dan Penyitas Covid – 19, di Lapangan Apel Mako Polres Ende dengan tema ‘Bersatu melawan Covid – 19’.

Kegiatan ini dihadiri oleh, Waka Polres Ende, Lurah Potulando, para Kabag, Kasat, Kapolsek dan Perwira jajaran Polres Ende. Bertindak sebagai Inspektur Apel Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana SIK, Perwira Apel Kabag Sumda Polres Ende AKP Amrin dan Komandan Apel Kasikeu Polres Ende IPDA Gede Wisna, S.H. Kamis, 17/06/2021

Sebagai peserta yang hadir dalam upacara apel diantaranya, 1 pleton Kodim 1602 Ende, 1 pleton Dalmas Polres Ende, 1 pleton Satlantas Polres Ende, 1 pleton Gabungan Intel, Reskrim, Narkoba Polres Ende, 1 pleton Satpolair Polres Ende,

Sebagai peserta yang hadir dalam upacara apel diantaranya, 1 pleton Kodim 1602 Ende, 1 pleton Dalmas Polres Ende, 1 pleton Satlantas Polres Ende, 1 pleton Gabungan Intel, Reskrim, Narkoba Polres Ende, 1 pleton Satpolair Polres Ende, 1 pleton Gabungan Staf Polres Ende, 1 Kelompok Komunitas Penyitas Covid – 19 Kabupaten Ende.

Kapolres Ende, selaku Inspektur Upacara (Apel) AKBP Albertus Andreana SIK mengatakan, secara Nasional data covid – 19 sampai tanggal 16 juni 2021 tercatat 1.531.005 kasus dengan rincian, Kasus aktif terkonfirmasi positif sebanyak 83.700 orang (5,5%), Meninggal dunia 42.666 orang (2,8%) dan Sembuh 1.404.639 orang (91,7 % ).

Kemudian, Provinsi NTT tercatat yang terkonfirmasi positif sebanyak 17.403 orang, Kasus aktif saat ini sebanyak 723 orang (4,04%), Meninggal dunia : 471 orang (2,7%) serta sembuh sebanyak 16.209 orang (93,20%)

Dari data ini, pandemi covid-19 melumpuhkan sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dampak pertumbuhan ekonomi indonesia yang mengalami kontraksi cukup dalam, di mana alokasi anggaran difokuskan pada penanganan covid-19 termasuk anggaran dipa polri t.a. 2021 yang di recofucing untuk menanganani pandemi covid-
19.

Presiden RI menekankan, untuk mengatasi pandemi covid-19 dengan segala dampaknya, seluruh komponen bangsa harus bahu membahu menerapkan disiplin ketat menjalankan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun. Optimisme masyarakat harus terus dijaga dengan keseriusan dan upaya pemerintah melakukan percepatan penanganan pandemi covid-19, sehingga kita harus mensukseskan program vaksinasi nasional dengan melakukan penegakan disiplin, operasi yustisi terhadap protokol kesehatan secara humanis dan tegas.

Terkait penerimaan vaksin, untuk provinsi NTT saat ini telah terima sebanyak 501.496 dosis dan telah digunakan sebanyak 423,781 dosis terdiri dari tiga sasaran yakni Tenaga kesehatan sebanyak 67.155 dosis, Pelayanan publik 317,497 dosis, lansia 38,729 dosis

“Oleh karena itu, kepada seluruh jajaran polda NTT untuk terus lakukan pengawalan, pengamanan dan pengawasan baik saat pendistribusian, penyimpanan, maupun nantinya saat vaksin tersebut diberikan kepada masyarakat”, ungkpnya.

Sejalan dengan program prioritas kapolri melalui transformasi operasional yaitu kegiatan pemantapan dukungan polri dalam penanganan covid-19, yang diimplementasikan dalam aksi mengerahkan seluruh sumber daya polri dalam membantu pemerintah menanggulangi covid-19 dan mendukung program vaksinasi nasional.

Pemberian vaksinasi covid-19 dilaksanakan dengan melibatkan vaksinator Polri Polda NTT sebanyak 97 orang dan para Bhabinkamtibmas sebagai tenaga tracer yang tergelar di seluruh wilayah provinsi NTT sebanyak 841 orang. Kegiatan apel berakhir pukul 09.00 wita serta berjalan dengan aman dan lancar. (AS)

Tinggalkan Balasan