DiponCyber, ENDE— Pada tahun 2021 ini tercatat sebanyak 20 orang siswa SMAK Frateran Ndao Ende mendapatkan Beasiswa  Program Indonesia Pintar atau beasiswa aspirasi.

Pelaksanaan penyerahan beasiswa diserahkan secara simbolis di Aula Sekolah SMAK Frateran Ndao, Kamis 17  September 2021 dilakukan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Willy Wesa dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Aloysius Rago serta diterima oleh para siswa secara bergantian.

Maria Selviana Piri, siswa penerima beasiswa Program Indonesia Pintar mengatakan bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah maupun pihak-pihak yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk mendapatkan beasiswa.

Beasiswa yang ada menurut Maria akan dia pergunakan untuk membayar uang sekolah.

Siswa lainnya, Maria Alexandra Kara juga mengungkapkan rasa bahagia bisa mendapatkan beasiswa dari pemerintah.

Begitupun dengan Anastasia Kaki Kajo mengungkapkan bahwa keberadaan beasiswa Program Indonesia Pintar telah membantu dirinya dalam pelaksanaan proses pendidikan.

“Iya setidaknya bisa meringankan orangtua dalam pembiayaan pendidikan,”kata Anastasia.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Aloysius Rago,  di hadapan para siswa penerima beasiswa mengatakan atas nama sekolah dan para siswa pihaknya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan juga pihak yang memidiasi pemberi beasiswa sehingga para siswa bisa mendapatkan beasiswa Indonesia Pintar.

Pihaknya meminta kepada para siswa penerima beasiswa agar bisa memanfaatkan beasiswa yang ada untuk kemajuan pendidikan baik untuk biaya sekolah maupun biaya hidup lainnya.

“Diharapkan beasiswa yang ada bisa dipergunakan untuk  bayar uang sekolah dan bagi yang sudah lunas uang sekolah bisa dipergunakan untuk membeli buku ataupun kebutuhan pendidikan lainnya,”kata Aloysius.

Aloysius mengatakan pada tahun 2021 ini pihak sekolah mengusulkan 20 orang siswa dan pada tahun 2022 pihak sekolah juga kembali mengusulkan 50 orang calon penerima beasiswa.

Pihaknya berharap agar usulan penerima beasiswa bisa diterima oleh pemerintah sehingga dengan demikian bisa meringankan para siswa dalam proses pembayaran uang sekolah maupun kebutuhan sekolah lainnya.

Aloysius mengatakan para siswa penerima beasiswa adalah rata-rata memiliki keterbatasan ekonomi sehingga keberadaan beasiswa dirasa cukup membantu para siswa dalam melangsungkan pendidikan mereka.

“Secara tehknis pihak sekolah meminta kepada wali kelas untuk mendata para siswa yang dirasa tidak mampu dan dari data  yang ada diproses guna mendapatkan beasiswa. Jadi tentu tidak semua harus mendapatkan  beasiswa,”kata Aloysius.

FOTO/Romualdus Pius

BEASISWA/ Penyerahan beasiswa kepada siswa penerima beasiswa Program Indonesia Pintar, Kamis 17 September 2021 di Aula SMAK Frateran Ndao, Ende.

Tinggalkan Balasan