DiponCyberEnde, Salah satu kandidat pengisian jabatan Wakil Bupati Ende, dr. Dominggus Minggu Mere, padahal memiliki segudang pengalaman dan prsestasi yang selama ini belum terlalu banyak diketahui oleh publik Kabupaten Ende. Berikut sederet pengelaman yang direkam dalam Curriculum Vitae (Riwayat Hidup).

Nama, Dr. Drg. Dominikus Minggu, M.Kes, tempat tanggal lahir, Ende – Flores, 31 Juli 1960, Jenis Kelamin – Pria, Agama – Katolik, Pekerjaan – Dosen, Alamat Rumah, Jln. Fututuan RT/RW, 003/006 depan Cafe Coklat Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo Kota Kupang 85111, Mobile/WA, 082146549998 – domimere@gmail.com. Status perkawinan menikah dengan Dr. Dra. Maria Matildis Banda, MS dianugerahi anak bernama dr. Carol Wojityla P. Advent Mere.

Pendidikan Formal :

  1. Strata 1 Perguruan Tinggi FKG Universitas Indonesia Jakarta, Bidang Studi Ilmu Kedokteran Gigi Berijazah tahun 1988
  2. Strata 2 Perguruan Tinggi Program Pasca Sarjana Universitas Airlangga Jurusan Public Health  Bidang Administrasi Kebijakan Kesehatan,  berijazah tahun 1996
  3. Strata 3 Perguruan Tinggi Program Pasca Sarjana ILMU ADMINISTRASI Universitas Nusa Cendana (UNDANA), Spesifikasi Kebijakan Publik bidang Pengembangan Sistem Kesehatan Daerah (SKD).
  1. Pengalaman Kerja

1.   Agustus sampai saat ini sebagai dosen bidang studi kesehatan masyarakat “ Public Health” dan mengajar tentang Sistem Kesehatan Nasinal (SKN) dan penerapannya pada pengembangan Sistem Kesehatan Daerah. Merujuk pada WHO, 2000, dijelaskan tentang hubungan antara fungsi dan tujuan kesehatan dari sistem kesehatan. Fungsi sistem kesehatan meliputi: (1) Input; Kepemimpinan dan Tatakelola (Stewardship/ governance) serta pembiayaan (Financing). (2) Proses; Mencipkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas; Manajemen farmasi dan peralatan kesehatan. (3) Output; Penyediaan pelayanan (Delivering Services) melalui pengadaan layanan (Service provision), sistem informasi, dan pemberdayaan masyarakat (Community empowerment). (4) Outcome berkaitan dengan kriteria kinerja kesehatan (Health sistem perfomance) meliputi: Equity (pemerataan dan keadilan), Akses (Acces), Kualitas (quality), Efisiensi (Efficiency) dan Kesinambungan (Sustainability). Bila masing-masing subsistem dalam sistem kesehatan itu berfungsi secara maksimal maka tujuan dari Sistem Kesehatan dapat tercapai yaitu peningkatan status (Heath Status) / derajat kesehatan masyarakat. Sebagai dosen dalam bidang pendidikan saya akan mengajarkan tentang kebijakan kesehatan, penelitian dan pengembangan kesehatan untuk peningkatan kapasitas mahasiswa kedokteran Undana, serta aplikasinya dalam pengabdian masyarakat.

2.  Sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT 1988-31 Juli 2020

Tugas pokok dan fungsi yang dijalankan antara lain;

  1. Menyusun Renstra Dinas Kesehatan Provinsi NTT tahun 2018-2023 bersama stakeholders terkait sebagai penjabaran RPJMD Provinsi NTT tahun 2018-2023.
  2. Menyusunan Perencanaan dan kebijakan serta program tahunan sebagai penjabaran Renstra Dinas Kesehatan Provinsi NTT.
  3. Melaksanakan koordinasi di bidang pelayanan kesehatan.
  4. Membuat perencanaan peningkatan kapasitas dan kinerja SDM Kesehatan serta pelayanan kesehatan di daerah terpencil, perifer (tertinggal) dan sulit terjangkau.
  5. Menyusun Renja SKPD Dinas Kesehatan Provinsi NTT.
  6. Menyusun perencanaan dan penganggaran untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin.
  7. Melaksanakan koordinasi dengan SKPD terkait untuk menunjang program kesehatan misalnya Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL).
  8. Melakukan monev program kesehatan ke Kabupaten dan Puskesmas yang terpilih.
  9. Melakukan koordinasi dengan lembaga mitra yang bekerja di bidang kesehatan antara lain WHO, GF ATM, UNICEF, Flinders University dan lembaga lainnya.
  10. Melaksanakan koordinasi penanggulangan KLB dan pencegahan penyakit.
  11. Sebagai Sekretaris Gugus Tugas Covid 19 Provinsi NTT, mengkoordinasikan rapat-rapat tentang pencegahan dan penanggulangan Covid 19 tingkat provinsi dan Gugus Tugas Covid 19 tingkat Kabupaten dan Kota dan koordinasi yang sangat intens dengan Gugus Tugas Covid 19 tingkat Nasional yang meliputi kebijakan dan strategi penanggulangan, penyediaan dan distribusi APD dan obat-obatan, penyediaan laboratorium PCR di RSUD Prof. W.Z Johannes Kupang. Melibatkan para Exspert untuk pembenahan data terpadu, pencataan dan pelaporan serta advocacy dan sosialisasi.  

3. Sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. DR. W.Z Johannes Kupang 31 Agustus 2015 – Oktober 2018

     Tugas pokok dan fungsi yang dijalankan antara lain;

  1. Menyusun Rencana Bisnis RSUD Prof. DR. W. Z Johannes Kupang bersama stakeholders terkait sebagai penjabaran RPJMD Provinsi NTT tahun 2015-2018.
    1. Menyusun Rencana Kerja (Renja) RSUD Prof. W. Z Johannes  tahun 2016, 2017, 2018.
    2. koordinasi di bidang pelayanan kesehatan, Umum dan Keuangan serta penunjang medis.
    3. Mengkoordinasikan penyusunan master program dan master plan RSUD Prof. DR. W.Z. Johannes Kupang.
    4. Mengkoordinasikan dan mempersiapkan pengisian  instrumen Akreditasi Rumah Sakit Prof. DR. W. Z JohannesKupang sebagai Rumah Sakit Pendidikan.
    5. Mengkoordinasikan dan mempersiapkan pengisian instrumen Akreditasi Rumah Sakit Prof. DR. W. Z JohannesKupang sesuai buku pedoman Akreditasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit KARS.
    6. Melakukan pembenahan sistem pelayanan kesehatan di RSUD Prof. W. Z Johannes Kupang.
    7. Merencanakan kebutuhan tenaga medis spesialis, paramedis dan penunjang medis.
    8. Mengadakan pendidikan dan pelatihan dan on the job training untuk tenaga medis dan paramedis dari Kabupaten dan Kota se Provinsi NTT.
    9. Melakukan koordinasi dengan lembaga mitra yang bekerja di bidang kesehatan Flinders University dan lembaga lainnya.
    10. Merencanakan kebutuhan peralatan medis spesialistik.
    11. Melakukan pengawasan internal dalam bidang kepegawaian dan keuangan.
  • Sebagai Staf ahli  pada Sekretariat Terpadu-Kerja Sama Pembangunan Lembaga Internasional (SPADU-KPLI) Pada Kantor Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tugas pokok dan fungsi yang dijalankan antara lain;

  1. Melakukan koordinasi dan fasilitasi dengan lembaga mitra pembangunan; baik lembaga multilateral maupun  bilateral termasuk NGO internasional maupun lokal yang bermitra dengan Pemerintah Provinsi NTT;
  2. Sebagai anggota tim pembahas RPJMD Kabupaten/Kota dan memberikan catatan perbaikan sebelum dikeluarkan rekomendasi oleh Bapak Gubernur dan selanjutnya ditetapkan Perda RPJMD Kabupaten;
  3. Sebagai fasilitator pada forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTT.
  4. Sebagai anggota Tim utusan Provinsi NTT khususnya bidang Pendidikan, Kesehatan, Sosial, Lingkungan Hidup, Pemberdayaan Perempuan, dan bidang Pemerintahan) pada forum Musrenbang tingkat nasional di Bappenas.
  5. Bersama bidang Ekonomi Bappeda NTT menyusun konsep model pembangunan terintegrasi “Regional Management” untuk region Sumba dan Timor, dengan fokus bidang peternakan khususnya bidang agri bisnis peternakan sapi potong;
  6. Sebagai anggota tim asistensi anggaran bidang ekonomi dan kesehatan 2015 termasuk melakukan asistensi untuk SKPD RSU Prof W Z Yohanes dan  Dinas Kesehatan Provinsi NTT serta UPTD lingkup Dinas Kesehatan Provinsi NTT;
  7. Sebagai anggota tim pembahas RTRW Kabupaten Ende dan Rencana pengembangannya.
  8. Sebagai Technical Asistance AIPHSS bantuan Australian Aid – (TA)/Konsultan penyusunan rancangan masukan aspek kesehatan (rencana teknokratik bidang kesehatan) pada penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumba Barat Daya 2014-2019 dan Rencana Strategis (Renstra dinas Kesehatan) Kabupaten Sumba Barat Daya 2014-2019 Provinsi NTT.
  9. Sebagai fasilitator penyusunan RPJMD dan Renstra SKPD Kabupaten Sumba Barat Daya tahun 2014-2019 dengan Bappeda dan SKPD lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya.
  • Sekretaris Daerah Kabupaten Ende  NTT tahun 2013

Tugas pokok dan fungsi yang dijalankan antara lain;

  1. Sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Ende mengkoordinasikan tahapan dan proses serta pembahasan dengan DPRD Kabupaten Ende untuk penyusunan perencanaan dan penganggaran serta  penyelesaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ende.
  2. Melakukan koordinasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam persiapan penyusunan Rencana Kerja (Renja SKPD) sebagai rancangan Teknokratik untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta Musrenbang RKPD tingkat Kabupaten Ende.
  3. Menyusun kebijakan dan strategi operasional untuk penjabaran APBD, dan melakukan koordinasi tahapan pelaksanaan kegiatan bersama pimpinan SKPD dan para Camat serta Lurah dan kepala Desa.
  4. Bersama pimpinan SKPD melaksanakan Monev terpadu tentang pelayanan Pemerintahan, Pelaksanaan pembangunan dan pembinaan masyarakat.
  5. Bersama DPRD membahas dan menyepakati Peraturan daerah yang diusulkan oleh pemerintah daerah maupun inisiatif DPRD.
  6. Melakukan evaluasi usulan program dan kegiatan serta pendanaan SKPD dan target pencapaian indikator RPJMD dan Renstra SKPD.
  7. Koordinasi penyusunan kebijakan untuk peningkatan kapasitas SDM aparatur dan kelompok masyarakat.
  8. Memimpin rapat koordinasi dan evaluasi pembangunan dengan pimpinan SKPD, para Camat, Lurah dan Kepala Desa serta pengambil keputusan dan kesepakatan untuk percepatan target pembangunan dan melaporkan hasil kesepakatan dan komitmen kepada Bupati.
  9. Melaksanakan koordinasi dan sinergitas perencanaan dan pelaksanaan program dengan berbagai lembaga mitra pembangunan.
  10. Melaksanakan tugas-tugas perutusan yang mewakili Kepala daerah dalam rapat-rapat di tingkat Provinsi dan Pusat.
  • Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Ende  Tahun 2008 sampai dengan maret 2013

Tugas pokok dan fungsi yang dijalankan antara lain;

  1. Melakukan koordinasi penyusunan RPJPD Kabupaten Ende 2005-2025 dan RPJMD Kabupaten Ende 2009-2014.
  2. Melakukan koordinasi penyusunan Renstra SKPD sebagai penjabaran RPJMD.
  3. Melaksanakan koordinasi penyusunan Renja SKPD dan RKPD setiap tahun.
  4. Menyiapkan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS),  dan selanjutnya dilaporkan kepada Sekda sebagai ketua TAPD untuk dibahas dan disepakati dengan DPRD.
  5. Melakukan asistensi perencanaan program dan kegiatan serta penganggaran yang disepakati bersama TAPD.
  6. Bersama bagian pembangunan melakukan evaluasi pelaksanaan pembangunan serta menyepakati upaya penyelesaian masalah dan percepatan pembangunan.
  7. Menyusun dokumen Renstra Bappeda bersama stakeholders terkait.
  8. Melakukan koordinasi dan fasilitasi dengan utusan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian  Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) dan Kementerian lainnya yang melakukan kerja sama dengan Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Ende.
  9. Melakukan koordinasi dan pengendalian pelayanan masyarakat, program pembangunan serta pembinaan kemasyarakatan.
  10. Melaksanakan koordinasi penelitian dan pengembangan dengan Perguruan Tinggi dan lembaga lainnya khususnya berkaitan dengan kebijakan pembangunan di Kabupaten Ende.
  11. Melakukan monev ke Kecamatan, Kelurahan dan Desa.
  12. Melaksanakan Musrenbang tingkat Kabupaten.
  13. Mekukan koordinasi pelaksanaan program Desa/ Kelurahan mandiri Anggur merah untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
  14. Melakukan koordinasi pelaksanaan program swasembada pangan dengan SKPD terkait dan mitra.
  • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende Tahun 2001 sampai dengan 2008

Tugas pokok dan fungsi yang dijalankan antara lain;

1. Menyusun Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Ende bersama stakeholders terkait sebagai penjabaran RPJMD Kabupaten Ende.

2. Menyusunan Perencanaan dan kebijakan serta program tahunan sebagai penjabaran Renstra Dinas Kesehatan.

3.  Melaksanakan koordinasi di bidang pelayanan kesehatan.

  • Membuat perencanaan peningkatan kapasitas dan kinerja SDM Kesehatan serta pelayanan kesehatan di daerah terpencil, perifer (tertinggal) dan sulit terjangkau.
  • Menyusun Renja SKPD Dinas Kesehatan.
  • Menyusun perencanaan dan penganggaran untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin.
  • Melaksanakan koordinasi dengan SKPD terkait untuk menunjang program kesehatan misalnya Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL).
  • Melakukan monev program kesehatan ke Puskesmas.
  • Melakukan koordinasi dengan lembaga mitra yang bekerja di bidang kesehatan antara lain AIP-MNH, UNICEF, UNFPA dan lembaga lainnya.
  • Melaksanakan koordinasi penanggulangan KLB dan pencegahan penyakit.
  • Kepala BAPELKES Kupang sejak bulan September Tahun 1999 sampai dengan Maret 2001

Tugas pokok dan fungsi yang dijalankan antara lain;

  1. Membuat kajian tentang kebutuhan pelatihan (TNA).
  2. Membuat program pelatihan peningkatan kapasitas SDM Kesehatan.
  3. Melakukan koordinasi pelaksanaan pelatihan bagi petugas kesehatan.
  4. Melakukan Evaluasi Pasca Pelatihan (EPP).
  5. Melaksanakan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT untuk pelaksanaan pelatihan yang dibiayai dari program kesehatan di lingkup Dinas Kesehatan Provinsi NTT.
  6. Sebagai kontributor utama didalam mengembangkan Renstra Kesehatan Prov. NTT dan ditindaklanjuti dengan mengembangkan Struktur Organisasi dan Tata Laksana (SOTK) Dines Kesehatan Prov. NTT
  7. Sebagai pelaksana Perwakilan Kanwil Kesehatan Provinsi Timor Timur mengkoordinasikan administrasi pemindahan pegawai kesehatan eks Timor Timur.
  8. Melakukan koordinasi dengan lembaga mitra yang melaksanakan program peningkatan kapasitas SDM kesehatan misalnya AusAid, GTZ, UNFPA dan lain sebagainya.
  • Kepala BAPELKES Dili  Timor-Timur Tahun 1998 sampai dengan 4 September 1999

Tugas pokok dan fungsi yang dijalankan antara lain;

  1. Membuat kajian tentang kebutuhan pelatihan (TNA).
  2. Membuat program pelatihan peningkatan kapasitas SDM Kesehatan.
  3. Melakukan koordinasi pelaksanaan pelatihan bagi petugas kesehatan.
  4. Melakukan Evaluasi Pasca Pelatihan (EPP).
  5. Melaksanakan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Timor Timur  untuk pelaksanaan pelatihan yang dibiayai dari program kesehatan di lingkup Dinas Kesehatan Provinsi Timor Timur.
  6. Melakukan koordinasi dengan lembaga mitra yang melaksanakan program peningkatan kapasitas SDM kesehatan misalnya AusAid, Unicef dan lain sebagainya.
  7. Melakukan koordinasi pelayanan kesehatan oleh dokter penugasan khusus dengan Departemen Kesehatan RI dalam era sebelum Timor timur merdeka.
  8. Melakukan koordinasi pelatihan petugas kesehatan dalam bidang kegawat daruratan medis sebagai antisipasi eksodus akibat kemerdekaan Timor Timur.
  1. Kepala Seksi Penyusunan Program  (Perencanaan) pada Kanwil Kesehatan NTT Tahun 1997  sampai dengan 1998

Tugas pokok dan fungsi yang dijalankan antara lain;

  1. Menyusun program dan kegiatan serta penganggaran yang bersumber dari APBN.
  2. Melakukan koordinasi perencanaan dan penganggaran yang bersumber dari Bantuan Luar Negeri (BLN) misalnya CHN-3, ICDC, GTZ.
  3. Melakukan koordinasi bersama program terkait menyusun profil kesehatan.
  4. Melaksanakan evaluasi usulan program dan kegiatan serta penganggaran yang bersumber dari APBN dengan Bapak Kabid Bina Program (dr. Frankie H.J Hartanto, MHA) dan Kepala Kantor Wilayah Departemen Kesehatan Provinsi NTT (dr. Bambang Purnomo).
  5. Melakukan monev perencanaan perencanaan penganggaran bersumber APBN ke Kabupaten se Provinsi NTT.
  6. Melakukan koordinasi perencanaan kesehatan dengan Kasi penyusunan program Dinas Kesehatan Provinsi NTT.
  1. Kepala Seksi Kesehatan Gigi pada Dinas Kesehatan Provinsi NTT tahun 1991-1993

Tugas pokok dan fungsi yang dijalankan antara lain;

  1. Menjabarkan kebijakan di bidang pelayanan kesehatan gigi bagi seluruh Kabupaten di Provinsi NTT.
  2. Menyusun logistik kebutuhan peralatan kesehatan gigi untuk seluruh Kabupaten di Provinsi NTT.
  3. Enyusun program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) dan penganggaran untuk seluruh Kabupaten se Provinsi NTT.
  4. Melakukan monev  program upaya kesehatan gigi ke seluruh kabupaten se Provinsi NTT.
  1. Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bajawa Kabupaten Ngada tahun 1990-1991

Tugas pokok dan fungsi yang dijalankan antara lain;

  1. Menyusun kebijakan dan program pelayanan kesehatan rujukan di RSUD Bajawa.
  2. Melaksanakan koordinasi penyusunan perencanaan dan peanggaran pelayanan kesehatan rujukan di RSUD Bajawa.
  3. Melaksakan pelayanan administrasi keuangan bagi pasien di RSUD Bajawa.
  4. Membuat laporan pelaksanaan program dan kegiatan di RSUD Bajawa.
  5. Melkasana fungsi pelayanan medis di UGD dan poliklinik Gigi di RSUD Bajawa.
  1. Sebagai Dokter Gigi fungsional satu-satunya untuk pelayanan kesehatan gigi di RSUD Bajawa dan puskesmas diseluruh wilayah Kabuapten Ngada NTT
  2. Melaksanakan fungsi sebagai tenaga medis kesehatan gigi di RSUD bajawa dan seluruh puskesmas sesuai jadwal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada.
  3. Melaksanakan program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah.
  4. Menyusun perencanaan program kesehatan gigi.
  5. Mengikuti rapat koordinasi pelayanan kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada.
  6. Menyusun program pelatihan bagi perawat gigi Puskesmas.
  7. Menyusun program penyiaran kesehatan dalam bidang promosi kesehatan di Radio Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada.
  8. Menyiarkan topik-topik kesehatan yang telah disusun untuk promosi kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Ngada.
  1. Pengalaman Organisasi

1. Wakil Ketua Senat Mahasiswa FKG UI tahun 1986 – 1987

2. Anggota Partai GOLKAR Kota Kupang tahun 1992

3. Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi NTT

4. Ketua INKAI Kabupaten Ende 2005 – 2008

5. Ketua KEMPO Kabupaten Ende 2009 – 2013

6. Sekretaris KONI Kabupaten Ende 2010 – 2012

7. Wakil Ketua KONI Kabupaten Ende 2012 – 2013

8. Ketua DPD Vox Point Indonesia NTT 2018 – 2021

Pengalaman Diklat Dalam Negeri/ Luar Negeri Mengenai Wawasan Manajemen Pemerintahan Umum (Bidang Kesehatan)

N ONama DiklatTempat dan Penyelenggara DiklatAngkatan/ TahunLama PendidikanSTTPP
NomorTanggal
1Project Monitoring and EvaluationBangkok, Thailand19971 bulan04-07-1997
2The Facilitation of Learning : Improving your Teaching, Training, Facilitation SkillsJakarta, GTZ Jerman20004 hari09-06-2000
3Promoting Rational Drug Use in the Community Sponsored  by World Health OrganizationJaipur, India200611 hari21-12-2006
4Workshop on Programme and Project ManagementTangerang/ UNFPA20014 hari 03-10-2001
5TOT test on “Training Manual on Child Abuse for Doctors and Other Health Professionals”Jakarta/ Working Group for Development of Doctor’s Training Manual on Child Abuse20033 hari 18-10-2003
6Workshop “Pengembangan Kelembagaan SPAM IKK”Jakarta/ Dep PU RI20082 hari 13-05-2008
7Strengthening Human Resources for HealthBoston, Massachusetts/ Harvard School of Public Healtth201012 hari 20-08-2010
  1. Diklat Pejabat Struktural Bagi Pejabat Pemerintah
  2. Diklat Adum/ PIM IV tahun 1996, pelaksanan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Bapelkes Denpasar.
  3. Diklat PIM III, pelaksana LAN RI di Pusdiklat Kemenkes RI Jakarta.
  4. Diklat PIM II, pelaksana LAN RI, Badan DIKLAT APARATUR PROVINSI JAWA TIMUR di Surabaya.
  • Diklat Manajemen dan Fungsional
  • Diklat Substantif non gelar Perencanaan Pembangunan Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), pelaksana Bappenas dan Universitas Brawijaya di Malang tahun 2012.
  • Diklat Sistem Informasi Manajemen Diklat Kesehatan, pelaksana Kemenkes RI, di Kupang tahun 1999.

Diklat TOT Perencanaan dan Penganggaran Kesehatan Terpadu (P2KT), pelaksana Kemenkes RI, di Jakarta tahun 2000. (AS)

Tinggalkan Balasan