DiponCyberEnde, Dalam upaya pencegahan penularan covid 19, program vaksinasi oleh pemerintah terus digencarkan dari peusat hingga ke daerah.

Berbagai pihak, mulai melibatkan diri untuk turut bersinergi gelar vaksinasi dengan cara membantu pemerintah mendatangkan stok vaksin untuk diberikan kepada masyarakat agar penyebaran covid 19 bisa diatasi.

Bukti progam vaksinasi yang sudah masuk hingga ke desa dan ikut bersinergi, datang dari partai Golkar, membagikan vaksin Astrazeneca di Puskesmas Kecamatan Wolowaru sebanyak 200 dosis.

Ketua Satgas Anti Korupsi DPD II Partai Gokar Kasimirus Bra Bheri (Cessar) setelah penyerahan baju yellow Clinic di Puskesmas Wolowaru mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak di Puskesmas Wolowaru yang telah menjalankan kegiatan vaksinasi dan menjadi partner yang baik untuk paartai Golkar.

Kasimirus berharap, semoga melalui hubungan kerja sama pihak puskesmas dan partai golkar bisa bersinergi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ketua Golkar Kecamatan Wolowaru Boni Rodrigues mangatakan, mengatasi covid 19, partai golkar bersama Yellow Clinic, dan YTMI sudah mendistribusikan stok vaksin. Saat ini, jenis Astrazeneca untuk Kecamatan Wolowaru sudah mulai digelar oleh Puskesmas Wolowaru. Rabu, 03/11/2021

Boni tambahkan, pihaknya juga ikut menyampaikan informasi kepada masyarakat di Kecamatan Wolowaru untuk bisa bepartisipasi mendaftarkan diri untuk divaksin di puskesmas Wolowaru.

“Selain menyampaikan informasi di masyarakat kecamatan Wolowaru, kami juga menyampaikan informasi ke desa desa untuk bisa bekerja mendata mayarakat agar bisa di vaksin”, pukasnya

Kepala Puskesmas Wolowaru dr. Veronika Maria Yulianti Bara Bai mengatakan, partisipasi masyarakat selama proses kegiatan vaksinasi sangat tinggi, dalam program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah.

Vaksin jenis Astrazeneca dari partai Golkar sebagai partner, merupakan tahap pertama yang diberikan oleh pihak puskesmas Wolowaru.

Veronika membeberkan, masyarakat yang sudah daftar divaksin sebanyak 9.370 jiwa data yang diterima dari desa desa. Sementara, sudah divaksin sebanyak 1263 jiwa dari total keseluruhan Kecamatan Wolowaru. Data tersebut, masih jauh dibawah rata rata, padahal pemerintah targetkan 70%. Dengan rincian, untuk masyarakat umum, dari 5000 orang usdah divaksin 1263 jiwa, untuk sekolah, dari 1947 sudah divaksin 485 jiwa, Ibu hamil dari 86 sudah divaksin 16 orang, untuk lansia dari 1877 sudah divaksin 45 jiwa.

Merurut dr. veronika, kendala yang dihadapi selama ini stok vaksin yang masih kurang diharapkan kerjasama dengan Partai Golkar bisa membantu untuk penambahan stok vaksin sinovac untuk sasaran remaja, dan lansia.

“Kebutuhan stok vaksin semua sama, sudah dua minggu kita vaksin dengan astrazeneka, sementara sinovac tidak ada, kebutuhan untuk vaksin seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui dan pelajar, akhinya belum bisa diberikan”, terangnya.

dr. Veronika tambahkan, selama ini vaksinasi digelar di puskesmas, karena jika ke desa desa, akan dihadapi dengan jaringan internet yang tidak ada. dr. veronika mengakui, selama ini kepala desa telah melaporkan jumlah masyarakat yang mau divaksin, sehingga pihaknya tinggal menjadwalkan.

“Para Kepala Desa, melaporkan jumlah masyarakat yang mau di vaksin, dan pihak puskesmas tinggal di jadwalkan saja, hari dari ini, dan seterusnya, hampir setiap hari”, ujarnya.

Terkait tenaga kesehatan dalam pelayanan vaksinasi, dr. Veronika menuturkan, puskesmas Wolowaru terdapat 92 nakes, tenaga dokter 1 orang, terdiri dari tenaga PNS 33 orang, tenaga kontrak PTP 2 orang, Kontrak daerah 1 orang, kontrak BOK 6 orang, sedangkan tenaga sukarela 49 orang.

dr. veronika berharap, melalui partai golkar bisa memperhatikan tenaga sukarela di puskesmas Wolowaru, karena selama masa pandemi, pihaknya sangat terbantu dengan tenaga sukarela, sehingga banyak hal yang teratasi dengan adanya nakes sukarela.

dr. Veronika juga menyampaikan banyak terimakasih kepada partai golkar, di tingkat pusat, propinsi, yang mau membantu stok vaksinasi di puskesmas Wolowaru. (AS)

Tinggalkan Balasan