DiponCyberEnde, Banyaknya jumlah pedagang kecil atau UMKM ditengah masyarakat, diindikasi jumlah usaha perkiosan dalam Kota Ende meningkat, karena usaha kios dilihat sebagai ladang usaha yang strategis ditengah kepadatan penduduk dan letak usaha disepanjang pinggir jalan.

Kondisi ini jika diperhatikan, harga barang dalam kios berbeda dengan harga barang pada kios lainnya. Mira seorang pelaku usaha dalam perkiosan, di Jalan RW. Monginsidi Boanawa, Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan mengatakan, dirinya merasa agak sulit dalam menjalani usaha kios diwilayah tersebut, dikarenakan persaingan yang ketat dan tidak sehat.

Mira yang menjalani usaha kios sudah tiga bulan lalu, merasa penghasilan yang didapat dari usaha tersebut, belum menutupi modal yang dikeluarkan dari awal buka usaha kios.

“Kesulitan dalam memasarkan produk-produknya, dan mendapat keuntungan tidak sesuai dengan
target”, pukasnya

Mira menuturkan, pada saat awal usaha kiosnya berjalan, penghasilan yang didapat bisa mencapai RP. 3. 000. 000,- namun, keuntungan tersebut terus menurun tiap bulan sejak dilanda pandemi covid 19.

Mira berharap dari usahanya tersebut, dirinya bisa berani menrapkan harga jual dari barang dagangannya dengan harga yang dapat dijangkau oleh konsumen, sehingga usaha kiosnya bisa ramai dikunjungi. ( Stanislaus Novantus Muda)

Tinggalkan Balasan