DiponCyber, Ende – Setelah melewati MUSCAB Partai Demokrat Kabupaten Ende yang diwarnai dengan polemik, kini DPC Demokrat Ende menggelar konferensi pers terkait kepengurusan sah berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat dengan nomor: 363/SK/DPP.PD/DPC/VII/2022, tentang Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Ende, Propinsi NTT, Periode 2022 – 2027.

DPC Demokrat Ende yang hadir dalam konferensi pers tersebut, Ketua DPC Demokrat Kabupaten Ende Mikael Badeoda, Wakil Ketua I Usman Kaju Karo, Wakil Ketua II Yustinus Rewa, Sekretaris Maksimus Mari, Ketua Bapilu Leksi Pati.

Ketua DPC Demokrat Ende periode 2022 – 2027 Mikael Badeoda mengatakan pengurus Demokrat periode ini telah menerima SK kepengurusan Demokrat Ende di Auditorium Yudhoyono Kantor DPP Partai Demokrat Jakarta, pada tanggal 21 Juli 2022. Kamis  (28/07/2022)

Mikel katakan, Surat Keputusan (SK) dari DPP Demokrat yang diserahkan langsung melalui Ketua DPD Propinsi NTT Leonardus Lelo, kepada Ketua DPC terpilih Mikel Badeoda, yang disaksikan langsung oleh Sekjend Pusat Demokrat, Sekretaris DPD Demokret NTT, dan Anggota DPR RI dari Partai Demokrat Anita Ga.

Lanjut Mikel, setelah menerima SK Kepengurusan Partai Demokrat Ende, dirinya merasa ada kekuatan hukum terkait legalitas pengurus yang sah dan diakui oleh tingkat DPP Partai Demokrat.

“Perlu disampaikan, penerimaan SK ini disaksikan langsung oleh Sekjend Pusat Partai Demokrat Andi Timo, bersama Ketua DPD  Propinsi NTT Partai Demokrat Bernadus Lelo yang menyerahkan SK dan disaksikan langsung oleh anggota DPR RI Partai Demokrat Anita Ga”, ungkapnya

Menjawabi polemik saat MUSCAB Demokrat sebelumnya, Mikel Tambahkan, publik Kabupaten Ende dapat melihat bahwa partai Demokrat saat ini, berada dalam kepungurusan yang sah dibawah ketua umum Agus Harimurti Yudoyono.

Sementara itu, Sekretaris Demokrat Ende Maksimus Mari mengatakan, perlu dijelaskan bahwa terkait dengan terpilihnya Mikel di tingkat kabupaten, sudah melalui proses dan tahapan yang cukup panjang sesuai dengan peraturan organisasi yang sudah ditetapkan.

Terkait keberadaan muscab Partai Demokrat Ende Maksi katakan, tentunya untuk memberikan kepastian syarat berapa orang yang calon, dan didalam syarat dari bakal calon menjadi calon yaitu memenuhi syarat dukungan 20% dukungan dari PAC.

“Kerena ini pemilihan Ketua DPC, berarti 20% dukungan dari PAC Kabupaten Ende ada 21 PAC, maka syarat minimal adalah 6 PAC. Kemarin sudah dilalui, yang memenuhi syarat adalah Mikel Badeoda dan Mahmud alias Bento (Anggota DPRD Ende dari partai Demokrat), berikutnya diikuti dengan fit and propertest yang digelar oleh 5 orang yang ditentukan diantaranya, mewakili DPP 3 orang, dan DPD 2 orang, setelah itu ada ujian tertulis yang mesti di ikuti oleh masing masing Ketua”.

“Itu dilakukan secara zoom meeting atau online, dan diikuti hampir semua DPC se NTT, terdapat 15 pertanyaan yang harus dijawab oleh kedua kandidat”, setelah itu baru ada keputusan ada tim 5 tadi, dan kemudian sesuai dengan SK ini, ditetapkan pada tanggal 12 Juli 2022, serta diterima oleh Mikel Badeoda sebagai Ketua pada tanggal 21 Juli 2022 dari DPP kepada Ketua DPD dan dari Ketua DPD menyerahkan kepada Mikel sebagai Ketua DPC pada tanggal 21 Juli 2022, dan kepengurusan ini berjalan selama 5 tahun, dari 2022 sampai 2027″, terangnya

Dengan adanya SK ini, tambah Maksi, maka polemik muscab partai Demokrat telah berakhir, karena SK menjadi acuan dalam kepengurusan yang sah, dan memimpin partai Demokrat sesuai Visi Misinya sebagaimana disampaikan dalam Fit and Propertest.

Terkait target Demokrat Ende pada Kepengurusan sekarang dalam menghadapi pemilu, Lanjut Maksi yaitu, pertama memenangkan partai Demokrat di Ende dalam pemilihan Legislatif, dan pemilu partai Demokrat secara nasional yaitu mendukung AHY menjadi Presiden atau Wakil Presiden pada pemilu 2024, Kedua, memenangkan pilkada kebupaten Ende, dan ketiga memenangkan Ketua Umum AHY menjadi Presiden atau Wakil Presiden.

Mengenai sikap Partai Demokrat, dalam perpolitikan di Ende Maksi menuturkan, menghadapi konstelasi politik daerah, partai demokrat akan memberikan dukungan yang terbaik dan memenangkan dukungan atau usungan dari partai Demokrat.

Soal kegaduhan yang muncul dalam internal Partai pada saat Muscab, Maksi menambahkan, pihaknya akan tetap membuka ruang kepada Partai

Paska terima SK Kepengurusan Demokrat Ende, Maksi menjelaskan, sejauh ini Demokrat masih fokus pada kerja kerja politik pada pemilihan legislatif 2024. Nanti melalui Ketua Bapilu, Demokrat akan melakukan rapat terkait persiapan persiapan baik pemilihan legislatif maupun pilkada.

“Terkait Pilkada, Demokrat mungkin beda pola dengan partai lain, karena pola kita yaitu membuka ruang dalam menyerap aspirasi dari masyarakat terkait dengan kader terbaik di kabupaten Ende. Jika dari proses serap aspirasi itu ditemukan dukungan banyak dari masyarakat pada salah satu kader, maka partai Demokrat siap dukung. Terkait kader partai, perlu dilakukan pertemuan secara internal untuk menyeleksi kader partai karena partai politik yang hebat itu adalah mendorong kader partainya sendiri”, jelasnya

Terkait polemik muscab, Maksi menambahkan, pihaknya juga akan tetap merangkul, tergantung ada niat baik dari kader itu sendiri, dibawah kepemimpinan Mikel Badeoda, Demokrat Ende akan tetap merangkul kader yang memiliki niat baik, untuk membesarkan partai di kabupaten Ende dan juga secara nasional. (AS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.